Site icon Berita Kota Makassar

Reskrim Bidik Pelaku Bom Ikan

LUWU, BKM — Kasat Reskrim Polres Luwu AKP Faisal Syam geram adanya aksi bom ikan di Laut Welloe, Uloulo Belopa. AKP Faisal berjanji menindak tegas para pelaku yang nekad menggunakan bom ikan di kawasan tersebut. ”Sudah sering kita tindak bahkan beberapa pelaku sudah diproses hukum,”tegas Kasat, Senin (17/12) di Polres Luwu.
Pihaknya mengaku heran masih ada oknum nelayan yang bandel dan berani melakukan aksi bom ikan “Kita akan tindak tegas kalau masih berulah, kami tak akan pandang bulu siapapun dalangnya “tegasnya.
Maraknya aksi bom ikan di Laut Welloe, Uloulo Belopa menyebabkan harga ikan laut di Pasar Tradisional Modern Belopa naik tajam.
Warga Belopa, Toni (45) mengaku setiap pagi hingga siang hari terdengar suara ledakan bom ikan di Laut Welloe.
“Saya biasa mendengar suara ledakan bom ikan. Terdengar biasanya pagi-siang hari hari,” ujar Toni.
Sekitar Laut Welloe banyak tumbuh terumbu karang, bahkan kawanan ikan jenis Rapo-rapo sering kali berkerumun di wilayah itu. Tapi
akibat adanya bom ikan otomatis merusak terumbu karang.
“Jika terumbu karang rusak maka pasti tak ada lagi jenis ikan yang berkumpul di sekitar laut Welloe. Inilah yang menyebabkan harga ikan laut di Pasar Belopa mahal,”ketus Toni.
Penggunaan bahan peledak dilakukan secara terang-terangan, namun belakangan dilakukan secara sembunyi-sembunyi karena adanya larangan dari polisi dan pemerintah desa setempat.
Salah seorang nelayan Ibrahim mengaku populasi ikan di pantai desa itu kini berkurang sehingga para nelayan sulit mendapatkan ikan. Menurut Ibrahim, penggunaan bahan peledak untuk menangkap ikan di laut Welloe masih berlanjut hingga kini karena kurang kesadaran nelayan setempat. (wan/C)

Exit mobile version