LUWU, BKM — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Luwu menggelar Sosialisasi Pemilu 2019 di Kampus STIKES Datu Kamanre Luwu, Belopa, Kamis (20/12/2018) siang.
Kegiatan yang dikemas lewat program KPU Goes to Campus tersebut diikuti oleh 50 mahasiswa dan civitas kampus.
KPU Kabupaten Luwu mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun gerakan anti golput.
Gerakan ini dimaksudkan membangun kesadaran seluruh lapisan masyarakat, terutama di lingkungan kampus untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu yang akan digelar pada tanggal 17 April 2019 mendatang.
“KPU Luwu mengajak kawan-kawan mahasiswa untuk berpartisipasi aktif dan menumbuhkan kesadaran dalam menggunakan hak pilih. Semua elemen masyarakat terutama kalangan mahasiswa dapat menggerakkan masyarakat di lingkungannya untuk bersama-sama menggunakan hak pilihnya. Hindari politik uang, lawan politik transaksional,” kata Anggota KPU Kabupaten Luwu, Suherman.
Pada kesempatan itu, Suherman memaparkan tentang materi kepemiluan dan pendidikan pemilih. Ia berharap agar mahasiswa menumbuhkan kepeduliannya terhadap pelaksanaan Pemilu 2019 mendatang.
“Mahasiswa sebagai penggerak yang mampu menjaga idealismenya harus ikut mengawal proses demokrasi bangsa ini agar Pemilu nanti tanpa diwarnai kecurangan, politik uang, hoax dan politisasi SARA. Gerakan ini harus dibangun dari dalam kampus,” kata komisioner yang akrab disapa Emmang ini.
Sementara itu, ketua kampus STIKES Datu Kamanre Luwu, Baso Maga mengatakan pihaknya sangat senang dengan adanya kegiatan KPU masuk kampus mengadakan sosialisasi kepemiluan kepada mahasiswa.
“Kami senang sekali karena KPU sudah mau datang di kampus kami untuk berbagi ilmu tentang kepemiluan. Kami minta KPU agar melakukan sosialisasi ke masyarakat lebih massif lagi agar tingkat partisipasi pemilih di Pemilu nanti bisa mencapai angka maksimal,” harapnya.
Dia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa terutama bagi mereka yang belum pernah menggunakan hak pilih.
“Sosialisasi dengan menyasar segmen pemilih pemula dan pemilih muda di lingkungan kampus sangat tepat. Karena dengan kegiatan ini mahasiswa tentu dapat memahami pentingnya Pemilu dalam negara demokrasi. Sehingga semua pihak harus mendukung penyelenggaraan Pemilu ini dengan menggunakan hak pilihnya nanti, tegasnya.
Dengan program KPU goes to Campus diharapkan kesadaran warga di kabupaten Luwu untuk memberikan hak suaranya nanti di 17 April 2019 meningkat. (irwan musa)
