MAKASSAR, BKM –Pembangunan Stadion Barombong tahun 2019 akan berfokus pada lapangan. Untuk pengerjaan ini Pemprov Sulsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) telah menyiapkan anggaran Rp5 miliar di APBD 2019.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Stadion Barombong, Muhlis Mallajareng mengatakan, pengerjaan bagian lapangan dimaksudkan agar stadion berkapasitas 45 ribu bisa dipakai.
“Kita berharap sudah ada asas manfaat tahun depan. Tentu belum keseluruhan, yang jelas sudah bisa dipakai dulu minimal untuk latihan PSM Makassar,” katanya.
Muhlis menyebutkan pengerjaan lapangan akan meniru Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Mulai dari rumput, sistem pengairan hingga pembangunan lapangan.
“Salah satu saran dari teman-teman yang kerja GBK, kita harus naikkan permukaan lapangan setinggi 30 centimeter. Yang jelas kita berupaya memenuhi standar lapangan sepakbola internasional,” jelasnya.
Tahun ini, kata kepala bidang peningkatan prestasi Dispora Sulsel ini sudah menyelesaikan seluruh pembangunan atas stadion. di mana anggaran Rp62 miliar digunakan proyek tersebut.
Stadion kebanggaan warga Sulawesi Selatan ini diperkirakan rampung dan bisa digunakan untuk bertanding pada 2020 mendatang. Tahun 2019, emprov juga masih berharap ada anggaran dari APBN.
Dana ini jika disetujui, akan dipakai untuk pembangunan lintasan lari, pemasangan kursi, lampu, listrik, air, dan bangunan pendukung.
“Kami masih butuh anggaran yang cukup banyak untuk menyelesaikan proyek ini. Jika didasarkan pada desain stadion, kami butuh kurang lebih Rp 234 miliar,” kata Muhlis.
Sementara itu, Ikhzan Pemerhati Bola di Makassar merespons positif keberadaan Stadion Barombong. Apalagi, stadion tersebut sudah bisa difungsikan oleh PSM untuk latihan nantinya.”Kita harap Stadion Barombong bisa menjadi stadion unggulan PSM dan sudah bisa difungsikan dipertandingan Liga Indonesia, Asia hingga dunia. Gingga saat ini PSM belum memiliki standion sendiri,” harap Ikhzan.(rhm)
