Site icon Berita Kota Makassar

Beda Komisi, Bertarung di Dapil yang Sama

MAKASSAR, BKM–Dua legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar memutuskan untuk kembali maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) melalui Daerah Pemilihan (Dapil) 1 meliputi tiga kecamatan yakni, Kecamatan Rappocini, Ujung Pandang, dan Makassar. Dua caleg incumbent DPRD Makassar ini bertarung secara ketat. Dia adalah Irwan Djafar dan Fasruddin Rusli. Irwan Djafar diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem), sementara rival Fasruddin Rusli maju melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Irwan Djafar masih tercatat sebagai anggota Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintah DPRD Kota Makassar. Pada pileg mendatang, Irwan yakin mampu memperoleh suara yang lebih baik. Sasarannya dari pemilih milenial dan emak-emak.

“Pada pileg lalu saya memperoleh 3.000 suara dan pileg ini saya harapkan dapat lebih. Kalau suaranya sih saya tidak mau ada batasan, kaum millenial sampai emak-emak semua kami miliki. Jelasnya sura yang sebanyak-banyaknya sajalah,” katanya.

Tim pemenangan yang telah dibentuk kini sudah bekerja untuk menang di pileg. Namun strategi dan kerja-kerja timnya sulit terbaca. Tenang, jelas, dan pasti. Dan Irwan juga sama sekali tidak ingin menyebutkan program atau visi ke masyarakat. Cukup meyakinkan untuk selalu ada dan hadir di tengah-tengah masyarakat. ”

Menjadi anggota dewan itu sebenarnya tidak memiliki visi ataupun program, karena anggaran tidak ada sama kami. Itulah kenapa saya heran kenapa adanya anggota dewan memiliki visi. Padahal cuma tiga fungsinya yakni legislasi, budget dan pengawasan. Jadi cuma menyerap dan menyalurkan aspirasi masyarakat untuk lebih baik,” tutupnya. Sementara itu, Fasruddin Rusli yang sekarang ini masih tercatat sebagai anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar memiliki cara tersendiri menjaring suara pemilih di dapil satu. Yaitu dengan turun langsung ke tengah-tengah masyarakat mendengar semua keluh yang dirasakan. Tidak sampai disitu saja, semua aspirasi masyarakat dia perjuangkan hingga terwujud. Seperti pemilihan tahun sebelumnya, tahun ini pun dia tetap memilih untuk berusaha tidak turun ke tengah-tengah masyarakat bersama tim suksesnya. Sehingga tidak ada skat bersama masyarakat. (arf)

Exit mobile version