MAROS, BKM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Maros memperingati Hari Sukarelawan PMI dengan cara berbeda. PMI Kabupaten Maros mengadakan coffee morning bersama sukarelawan kemanusiaan dengan mengangkat tema ‘Karena Bencana Adalah Tanggung Jawab Bersama’, Rabu (26/12).
Tema tersebut diangkat mengingat kondisi ekstrim seperti hujan dengan intensitas tinggi sedang terjadi di Sulsel, khususnya di Kabupaten Maros. Kegiatan ini diharapkan bisa menemukan jalur koordinasi, solusi, dan upaya dalam penanggulangan maupun pengurangan risiko bencana.
Kegiatan ini mengundang seluruh stakeholder dalam bidang pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, dan berbagai organisasi, yakni KSR-PMI Unit Markas Kabupaten Maros, BPBD Maros, dinas sosial, dinas PU, dinas kesehatan, BLH Maros, UPT Damkar, Polres, Kodim 1422, SAR, Pramuka Peduli, LPA HPPMI Maros, Tomaru JIP Maros, BPK Oi Maros, Tagana Maros, OPA Trans, KPA Katro Maros, HMI Cabang Maros, KNPI Maros, Pemuda Pancasila, HPPMI Maros, karang taruna, Orari, Laskarpala, IPM, PMII, KAHMI Maros, PPI Maros, BEM Universitas Muslim Maros, BEM Stikes Salewangang, BAN Kompol, PPNI Maros, IOF, FKDDM Maros, IBM, MRI ACT Maros, Guru Untuk Bangsaku, Maros Berbagi, Siaga Bencana, dan insan pers.
PMI Maros melakukan koordinasi santai dalam kegiatan coffee morning kemanusiaan. Ketua PMI Kabupaten Maros, HAS Chaidir Syam, menyampaikan kepada seluruh sukarelawan agar tetap menjaga semangat kemanusiaan serta menyampaikan selamat hari sukarelawan nasional.
Diharapkan, kegiatan ini dapat membangun diskusi untuk para pekerja kemanusiaan hingga sampai pada pembahasan koordinasi para pekerja kemanusiaan yang menjadi masalah dalam penanggulangan bencana yang terjadi di Kabupaten Maros. (ari/mir/c)
Chaidir: Sukarelawan Tetap Jaga Semangat Kemanusiaan
