Site icon Berita Kota Makassar

Kadin Sidrap Gelar Diskusi Ekonomi, Ini yang Dibahas

SIDRAP, BKM — Kadin Sidrap menggelar diskuai ekonomi akhir tahun yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus Kadin Sidrap periode 2018-2023 di Hotel Grand Sidny,  Sidrap,  Kamis (27/12/2018).

Diskusi ini dihadiri sejumlah pembicara.  Salah satunya adalah perwakilan dari Bank Sulsel,  Ruslan.

Di depan pengurus Kadin Sidrap yang baru,  Ruslan mengatakan,  khusus di kabupaten Sidrap, Kadin bersama Bank Sulsel Cabang Sidrap akan bersinergi memainkan peran dalam peningkatan pembangunan di daerah ini.

“Bank Sulsel akan merangsang skema penyaluran kredit untuk segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata Ruslan.

Ia menyampaikan pihaknya siap berkolaborasi penuh membackup Kadin dalam meningkatkan perekonomian di Sidrap.

“Bank Sulselbar kini telah menjadi penyelenggara program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan sistem perkreditan mudah, praktis dan cepat. Bank Sulselbar juga menyiapkan sejumlah program unggulan menunjang minat usaha ekonomi menengah kebawah. Kadin tidak perlu khawatir lagi soal pendanaan, kami siap membantu kemudahan itu,” ungkap Ruslan dalam materinya.

Sebagai contoh, sambungnya, Bank Sulsel Sidrap adalah salah satu cabang di wilayah kerja Sulselbar paling tertinggi pencapaian penyaluran kredit mikronya.

“Jujur saya akui di tangan Bapak Andi Damis selaku kepala cabang, Sidrap yang paling proaktif merangsang pertumbuhan ekonomi di Sidrap. Angkanya tumbuh rata-rata 3 hingga5 persen penyaluran kredit pada pelaku usaha UKMK di Sidrap, itu patut kita apresiasi sebagai langkah mendukung program pemerintah mensejahterahkan masyarakatnya,” papar Ruslan.

Sebagai referensi menumbuhkan minat ekonomi berbasis pelaku usaha home industri, kata dia, para debitur diberikan reward dan penghargaan OJK, dan itu akan berlaku secara berkesinambungan.

Ruslan sedikit memaparkan referensi produk unggulan Bank Sulselbar yang semakin banyak masyarakat sudah menjangkaunya.

“Yaitu program Laku Pandai. Program ini telah didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi. Laku pandai akan dijangkau masyarakat yang jauh dari kantor bank,”ungkap Ruslan.

Laku Pandai merupakan singkatan dari Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif. Laku Pandai OJK menyediakan layanan perbankan atau layanan keuangan lainnya melalui kerja sama dengan pihak lain (agen bank).

Untuk lebih mempermudah akses transaksi, pihak Bank Sulsel sudah bergabung bersama dengan delapan bank lainnya yaitu Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Bukopin, Bank Sinarmas, Bank Artha Graha, BTN dan BPTN Syariah yang lebih dulu membuka layanan Laku Pandai.

Di tempat yang sama, Ketua Kadin Sidrap AM Yusuf Ruby mengapresiasi penuh keterlibatan Bank Sulsel di Sidrap.

“Saya yakin, pelaku ekonomi usaha tidak akan lesu lagi dan berimbas pada tingginya pertumbuhan ekonomi di Sidrap. Terutama pelaku usaha semakin bergairah mengembangkan potensi usahanya,” ujar Yusuf Ruby.

Harapannya, kedepan sinergitas Bank Sulselbar dengan Kadin semakin ditingkatkan. Terutama mengakses kredit tanpa harus mempersulit prasyarat yang dimohonkan kreditur.

“Itulan harapan Kadin, ekonomi Sidrap semakin membaik, pelaku usaha UKMK juga kian dihidupkan dalam bisnisnya,” pungkasnya. (ady)

Exit mobile version