GOWA, BKM — Sekretaris Kabupaten Gowa Muchlis didampingi Ketua KPU Gowa Muhtar Muis meresmikan pemanfaatan Balla’ Caradde’, Senin (31/12/2018) siang.
Hadirnya Balla’ Caradde’ (rumah pintar) ini menjadi pelengkap kehadiran Oto Caradde’ (mobil pintar) yang telah dimiliki KPU Gowa selama ini.
Hadir menyaksikan peresmian rumah pintar yang berisi perpustakaan mini, sosialisasi audivisual, informasi sejarah pemilu, maket TPS dan lainnya itu yakni Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa, Kasdim 1409 Mayor Inf Husain, Ketua Bawaslu Gowa Samsuar Saleh serta sejumlah ketua parpol.
Ketua KPU Gowa Muhtar Muis mengatakan Balla’ Caradde’ ini merupakan sarana yang cukup edukatif bagi masyarakat. Rumah pintar inipun terbuka untuk masyarakat umum.
“Silahkan ke Balla’ Caradde’ jika ingin mendapatkan pengetahuan lebih banyak tentang pemilu. Ini sama fungsinya dengan mobil pintar. Cuma kelebihan mobil pintar ini jangkauannya lebih jauh karena bisa masuk ke pelosok mengedukasi masyarakat terpencil,” jelas Muhtar yang akrab disapa Ute.
Sebelumnya, dilakukan dialog akhir tahun 2018 bersama dengan narsum Pemkab Gowa diwakili Sekkab Muchlis, Polres diwakili Wakapolres Kompol Muh Fajri, Kodin 1409 diwakili Kasdim Mayor Inf Husain, Ketua Bawaslu Samsuar Saleh dan Ketua KPU Gowa Muhtar Muis dipandu komisioner KPU Gowa Divisi Teknis Muh Basri.
Ketua KPU Gowa Muhtar Muis dalam kesempatan itu mengajak seluruh pihak khususnya parpol untuk saling menjaga agar pelaksanaan pemilu berjalan lancar.
Sementara itu Sekkab Muchlis mengatakan ukuran keberhasilan pemilu di sebuah daerah adalah angka partisipasi pemilih.
“Generasi saat ini adalah generasi milenia. IT sangat memegang peranan penting. Karena itu kehadiran Rumah Pintar dan Mobil Pintar KPU merupakan sarana berkualitas bagi masyarakat untuk mendapatkan edukasi tentang kepemiluan, tentang hak-hak dan kewajiban warga sebagai wajib pilih. Pemkab Gowa sangat siap mensupport KPU untuk peningkatan partisipasi pemilih baik itu melalui jumat ibadah dan pertemuan lainnya yang bisa dijadikan media untuk mensosialisasikan pemilu ke masyarakat,” jelas sekkab.
Sementara Ketua Bawaslu Gowa Samsuar Saleh mengatakan, indeks kerawanan pemilu ada empat komponen yang diukur didalamnya yakni konteks sosial politik, konteks penyelenggara pemilu, kontestasi itu sendiri dan konteks kualitas pemilu.
Karena itu katanya, empat komponen ini dapat dipahami baik agar kerawanan pemilu bisa dikurangi atau dihilangkan.
Terpisah, dua institusi pengamanan yakni Polres dan Kodim 1409 Gowa seperti dikatakan Wakapolres Kompol Muh Fajri dan Kasdim Mayor Inf Husain mengatakan keduanya tetap menjunjung tinggi netralitas.
“Kami dari Kodim termasuk juga dari Polres tentu menomorsatukan netralitas. Kami tentu tidak bisa main-main apalagi 2.146 TPS yang ada di Gowa butuh pengawasan dan pengamanan lebih,” jelas Mayor Inf Husain diiyakan Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri Mustafa. (saribulan)
