MAKASSAR, BKM– Warga Jalan Dirgantara, atau yang lebih dikenal Campagayya, mendadak geger. Seorang lelaki nekat memanjat tower sebuah operator telepon selular, Senin dini hari (1/1) sekitar pukul 01.00 Wita.
Suasana kian menjadi tegang ketika pria itu telah berada di puncak. tepatnya di sebuah tanda ketinggian lampu merah. Sejumlah warga berteriak-teriak memintanya untuk segera turun. Namun ia tak menggubrisnya.
Warga kemudian menghubungi aparat Polsek Panakkukang. Tidak lama berselang petugas kepolisian tiba di lokasi. Mereka langsung meminta agar pria yang di atas tower segera turun.
Mengetahui kalau yang datang polisi, lelaki itu pun kemudian turun. Selanjutnya dievakuasi dan digiring ke Mapolsek Panakkukang.
Belakangan diketahui jika lelaki ini dalam kondisi mabuk. Dia menyebutkan identitasnya bernama Daniel (40), warga Jalan Dirgantara.
Di bawah pengaruh minuman keras, Daniel masih meracau. Ketika dimintai keterangannya oleh polisi, ia mengaku nekat memanjat tower lantaran disuruh oleh ponakannya.
“Saya disuruh sama ponakanku bernama Bondeng, Pak. Saya panjat tower bukan mau bunuh diri,” cetusnya.
Seorang wanita bernama Yuliana, warga Jalan Dirgantara menjadi saksi kejadian tersebut. Ia menuturkan, dirinya keluar dari dalam rumah saat Daniel berteriak menyebutkan asalnya dari Tana Toraja.
“Saya kaget ada laki-laki di atas tower yang mengaku dari Toraja. Saya kemudian keluar dan berteriak menyuruhnya turun. Warga lain kemudian berdatangan,” ujar Yuliana.
Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu S Ahmad mengatakan, awalnya Daniel diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri. ”Setelah berhasil dievakuasi, diketahui kalau dia sedang dalam kondisi mabuk. Pengakuannya sampai nekat memanjat tower, karena disuruh ponakannya. Motifnya masih kami dalami,” terang Iptu S Ahmad. (ish/rus)
Pria Mabuk Panjat Tower, Ngaku Disuruh Ponakan
