MAROS, BKM — Aggota Kodim 1422 Kabupaten Maros menemukan pupuk kelapa sawit merek ‘Cantik’ sebanyak 8 karung. Setiap karung memiliki berat sekitar 50 kilogram. Komandan Distrik Militer (Dandim) 1422 Kabupaten Maros, Letkol Inf Farid Yudho menjelaskan, penangkapan pupuk ini berdasarkan laporan warga.
Rencananya, pupuk ini akan dibuat bom ikan di Dermaga 1 Dusun Tekolabbua, Desa Boro Masunggu, Kecamatan Maros Baru. ”Kami dapat laporan dari warga dan langsung mengecek ke lokasi pada rabu malam. Kami pun langsung mengecek kandungan pupuknya. Ternyata, dalam setiap kemasan karungnya mengandung 13,5 persen HH4 (Amonium), 13,5 persen NO3 (Nitrat) , dan 12 persen calcium (Cao),” ujarnya.
Setelah ditelusuri, nama pemilik barang pupuk bahan peledak ini yakni MZ (36), warga Jalan Bakung 3, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
MZ merupakan pengedar pupuk di Pulau Balang Lompo, Kelurahan Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabiring Utara, Kabupaten Pangkep. Dia mengaku, barang tersebut dibeli di Toko Tani Jalan Veteran Selatan, Makassar, seharga Rp440.000 pada pukul 12.00 wita dengan menggunakan kendaraan mobil Grandmax.
”Rencananya pupuk itu akan dibawa ke Pulau Balang Lompo, Kecamatan Liukkang Tuppabbiring, Kabupaten Pangkep. Barang tersebut dibeli dengan harga Rp440.000 per zak. Dan dia menjual dengan harga Rp550.000,per zak,” terangnya.
Penemuan ini merupakan hasil koordinasi melekat antara Kodim 1422/Maros, Polres Maros, dan tokoh masyarakat setempat untuk sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan wilayah Maros.
Sementara itu, menurut salah seorang saksi mata bernama Hamzah. Awalnya ia melihat tumpukan karung di pinggir dermaga. Merasa curiga, ia akhirnya menghubungi anggota Kodim 1422 Maros. Anggota Kodim akhirnya tiba di lokasi dan mengecek barang bukti berupa pupuk kelapa sawit merk Cantik. (ari/mir/c)
Kodim Maros Temukan Pupuk Kelapa Sawit
