MAKASSAR, BKM — Tiga remaja di Jalan Sabutung Baru menjadi sasaran penganiayaan. Dua di antaranya dilarikan ke Puskesmas Ujung Pandang Baru, Kecamatan Tallo. Satu lainnya dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut.
Ketiganya bersimbah darah saat dievakuasi. Satu orang menjadi sasaran pembacokan. Dua lainnya terkena tonjokan baju akik. Peristiwa ini berlangsung, Selasa dini hari (1/1) pukul 02.30 Wita.
Kejadian bermula kala dua korban bernama Riswan (20) dan Ilham (15) tengah berada di Jalan Sabutung Baru. Saat itu mereka hendak membeli rokok di sebuah toko.
Tidak lama kemudian datang seroang pria yang dikenalinya bernama Karca dan rekannya. Mereka langsung memalak korban. Namun, Ridwan Riswan dan Ilham tak bersedia menyerahkan uang Rp100 ribu yang dipegangnya.
Karca bersama temannya pun gelap mata. Mereka lalu menyerang Riswan dan Ilham dengan menggunakan senjata tajam. Akibatnya, Riswan mengalami luka sabetan pisau di jari manisnya. Sementara Ilham jatuh terkapar. Ia ditonjok menggunakan cincin batu akik yang mengenai bibir dan hidungnya, hingga bersimbah darah.
Juma’, rekan Riswan dan Ilham berusaha melerai perkelahian. Namun apes, ia juga tak luput dari serangan kelompok pelaku. Ia juga kena tonjok dan terluka pada bagian dahi.
Warga yang melihat kejadian itu langsung berdatangan ke lokasi. Sementara para pelaku melarikan diri. Mereka membawa kabur uang pembeli rokok korban sebesar Rp100 ribu.
Aparat kepolisian yang menerima informasi, tiba di lokasi. Keterangan saksi-saksi diambil. Selanjutnya ketiga korban dievakuasi guna mendapat perawatan medis.
Anggota Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) Polsek Tallo Aiptu Nurlahab bersama personel, datang ke Puskesmas Ujung Pandang Baru untuk melihat kondisi korban yang tengah dirawat. Menurutnya, ketiga korban diserang oleh kelompok yang mereka kenali.
Usai mendapat perawatan medis, korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke Mapolsek Tallo. ”Korban diarahkan untuk melapor ke Polsek Tallo. Kasusnya masih dalam penyelidikan,” kata Aiptu Nurlahab. (ish/rus)
Tiga Remaja Dianiaya Gegara Tolak Beri Uang
