MAKASSAR, BKM–Partai baru peserta pemilu di Makassar telah melaporkan dana kampanye ke KPU Makassar. Beberapa di antaranya mengaku telah menyetor senilai ratusan juta rupiah. Seperti misalnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Makassar melansir telah melaporkan dana kampanye ke KPU Makassar sebesar Rp390 juta.
Ketua Bappilu PSI Makassar, Ibrahim mengatakan, angka itu belum termasuk caleg yang belum mengeluarkan dana kampanye karena belum bergerak untuk melakukan sosialisasi. “Belum bergerak bukan belum menyumbang. Karena caleg PSI i 0 rupiah pun tidak ada yang di sumbang ke partai,” ujarnya, Kamis (3/1/19).
Ibrahim menambahkan, jika nilai itu dirasa belum cukup untuk kampanye caleg di lapangan. Mengingat banyaknya kebutuhan kampanye yang membutuhkan dana besar. Kata Ibrahim, PSI Makassar saat ini masih fokus membiayai APK. Karena APK ini butuh banyak biaya.
“Masih fokus ke kebutuhan APK termasuk pemasangan dan biaya door to door pertemuan dengan warga. Kebutuhan paling banyak menggunakan dana masih APK. Kebetulan kita instruksikan juga ke caleg-caleg lebih banyak memperbanyak APK dulu karena terus terang di Makassar PSI belum banyak yang tahu juga. Makanya kita fokuskan ke APK,” ujarnya. Sementara Partai Berkarya Makassar melaporkan dana kampanye caleg senilai 250 juta. Ketua Berkarya Makassar, Yusuf Gunco menyatakan, dari Rp250 juta, akan digunakan partai untuk kebutuhan APK caleg. “Karena sampai saat ini penggunaan paling besar biaya kampanye selain silaturahmi sama masuarakat, pemasangan APK. APK bisa sampai Rp75 juta per caleg,” ujarnya. (arf/cha/c)
