Site icon Berita Kota Makassar

Jaga Elektabilitas, ‘Garap’ Pemilih Milenial

Adu strategi serta basis massa kian masif dilakukan dua Calon Legislatif (Caleg) petahana DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) di awal tahun 2019 ini. Dengan latar belakang politik yang berbeda, kedua caleg yang dikenal memiliki basis massa yang kuat di Kecamatan Tamalanrea, Manggala dan Biringkanaya ini, tetap fokus menelisik celah simpatik untuk bisa mendulang suara di kelompok pemilih milenial serta akar rumput.

REPORTER: ARIF AL QADRI

EDITOR: HAMZAH SAMAL

Dua caleg petahana yang kini bertarung di Dapil Makassar B meliputi Kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalanrea dan Biringkanaya adalah, Haidar Majid dari Partai Demokrat dan Imran Tenri Tata Amin Syam dari Partai Golkar. Kedua incumbent ini masih aktif di parlemen DPRD Sulsel. Di pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Imran Tenri Tata menargetkan capaian suara sebesar 36 ribu, naik dari perolehan suara pada pileg 2014 yang hanya 15 ribu. Target yang ditetapkan Imran tidak muluk muluk. Itu berdasarkan ukuran kerja, pencermatan serta persiapan yang telah dilakukan jauh sebelum pemilihan. Sasaran pemilih yang dia bidik juga tidak terbatas. Pemilih baru dan milenial, sampai orang-orang tua adalah basis suaranya yang kini ‘digarap’ untuk mendulang suara.

“Pada prinsipnya, saya juga sudah memiliki basis tingkat kota yang menjadi basis pemenangan. Basis ini terbentuk sejak 2009 awal saya duduk di DPRD. Basis ini terus kami lanjutkan hingga 2014 dan menjadikan sebagai kantung suara yang siap disatukan,” katanya. Untuk kontestasi pileg 2019, Imran melihat pertarungan biasa-biasa saja, tidak ada yang berbeda dari pileg sebelumnya. Hanya saja pemilih baru harus benar – benar diperhatikan dan memberikan pemahaman demi meningkatkan partisipasi mereka.

Lain halnya dengan Haidar Majid. Pria supel yang dikenal ramah ini menegaskan, meski tidak ada yang berbeda pada pileg tahun 2014, namun dia dan timnya tetap melakukan pergerakan sosialisasi yang masif untuk terus menggenjot elektabilitas.

Di pileg 2014 lalu, perolehan suara Haidar mencapai 13 ribu lebih. Pada pileg ini, Haidar menargetkan penambahan suara hingga dua kali lipat. Untuk strategi serta basis massanya, Haidar tidak ingin menggambarkan. “Intinya silaturahmi saja karena dengan silaturahmi bisa meningkatkan dan memperkuat kebersamaan dan ikatan emosional. Pileg di tahun ini dan lalu saya lihat sama saja. Semuanya punya potensi yang luar biasa,” tandas Haidar. (arf/cha/b)

Exit mobile version