TAKALAR, BKM — Untuk mengantisipasi kelangkaan pupuk yang sewaktu-waktu terjadi saat musim tanam padi tiba, Bupati Takalar, H Syamsari Kitta meminta pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mengantisipasi kelangkaan pupuk tersebut.
Paling tidak, menurut bupati Takalar, anggaran BUMDes diberdayakan dalam bentuk pembelian pupuk. ”Anggaran BUMDes sebaiknya digunakan untuk membeli kebutuhan petani sebagai upaya membantu petani dalam penyediaan pupuk. Ini perlu dilakukan untuk mengantisipasi dini kelangkaan pupuk,” kata Syamsari Kitta, Jumat (4/1).
Bupati lebih jauh mengungkapkan, anggaran BUMDes yang didanai dana desa dapat diarahkan pada pembelian pupuk dan sejumlah kebutuhan masyarakat dalam rangka
mendukung usaha permodalan pada pengelolaan usaha ekonomi yang produktif.
”Ketika BUMDes dikelola dengan baik, saya optimis usaha pertanian yang produktif dapat kita laksanakan. Olehnya itu, saya berharap anggaran BUMDes dapat diberdayakan untuk belanja pupuk. Tentu outputnya lebih tepat sasaran, ketimbang dana BUMDes dibelanjakan lain yang kerap mengundang kontroversi di masyarakat,” jelas bupati Takalar. (ira/mir/c)
Bupati Takalar Minta BUMDes Diberdayakan
