Site icon Berita Kota Makassar

Disbudpar Maros Luncurkan E-Ticketing

MAROS, BKM — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Maros, melakukan ujicoba tiket elektronik (e-ticketing) di Taman Wisata Alam (TWA) Bantimurung. Ujicoba ini dilakukan langsung Bupati Maros, HM Hatta Rahman di pintu masuk TWA Bantimurung, Senin (7/1).
E-ticketing akan diberlakukan untuk wisatawan yang masuk ke TWA Bantimurung baik wisatatawan domestik maupun wisatawan asing. Bupati HM Hatta Rahman mengatakan, diberlakukannya sistem e-ticketing di TWA Bantimurung ini untuk meminimalisir terjadinya kebocoran anggaran pada penerimaan pendapatan tiket masuk Bantimurung.
”Ini untuk meminimalisir terjadinya kebocoran, kita berharap dengan sistem e-tiket ini maka penerimaan PAD dari sektor pariwisata khususnya taman wisata alam Bantimurung bisa lebih maksimal,” ujar Hatta.
Meski begitu, Hatta menganggap ketatnya persaingan dalam sektor pariwisata berpengaruh besar terhadap penerimaan PAD dari Bantimurung. Selain Bantimurung, tempat wisata lain juga akan diberlakukan sistem e-ticketing, seperti Leang-leang dan waterpark Bantimurung.
Dengan sistem e-tiket ini, kunjungan wisatawan ke TWA Bantimurung dapat terdeteksi setiap hari. Pengunjung sebelum masuk harus membeli tiket yang berisi barcode yang berlaku satu kali masuk.
Kepala Disbudpar Maros, Kamaluddin, mengatakan, ke depan Disbudpar akan menyediakan kartu yang bisa digunakan berkali-kali seperti kartu e-toll. ”Mesin e-ticketing kita siapkan sebanyak empat buah untuk menghindari penumpukan pengunjung. Untuk petugas penjaga mesin e-tiket akan kita latih terlebih dahulu. Karena ini kan sistem baru. Insya Allah, Sabtu mendatang sudah resmi berlaku,” paparnya. Untuk pengadaan mesin e-tiket ini, menggunakan anggaran sebesar Rp198 juta. (ari/mir/c)

Exit mobile version