Site icon Berita Kota Makassar

Dishub Turunkan 100 Personel Jaga Bukaan Jalan

MAKASSAR, BKM–Penertiban pemandu kendaraan atau pak ogah di bukaan median jalan mulai dilakukan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar.
Hampir semua bukaan median jalan di ruas jalan kota mendapat penjagaan ratusan petugas sejak pagi hari hingga malam.
Kepala Dishub Kota Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, penertiban yang dilakukan ini untuk menghilangkan pak ogah yang kerap ditemukan di bukaan median ruas jalan khususnya di perbatasan wilayah Makassar-Gowa serta Makassar-Maros. Semua bukaan median jalan yang dulu sering ditemui pak ogah, kini diisi oleh petugas-petugas Dishub Kota Makassar untuk membantu melancarkan unit kendaraan yang ingin membelok dan melintas.
“Hari ini (kemarin-red) kami mulai turunkan petugas menertibkan ruas jalan atau bukaan median jalan yang sering dihuni pak ogah. Ada 297 petugas kami turunkan khususnya itu di wilayah perbatasan kota. Karena di wilayah perbatasan banyak dijumpai pak ogah,” kata Iqbal, Rabu (9/1).
Penjagaan yang dilakukan ratusan personel Dishub Kota Makassar tidak terbatas. Artinya penjagaan akan terus dilakukan hingga pak ogah tidak lagi menguasai bukaan median jalan. Sebab kehadiran pak ogah dirasa sangat menyusahkan dan meresahkan masyarakat pengguna jalan. Apalagi dengan banyaknya laporan premanisme pak ogah di jalan ketika tidak diberikan uang atas jasa yang diberikan.
“Kami tidak bisa gambarkan di kecamatan mana yang ruas jalannya banyak dihuni pak ogah. Jelasnya hampir semua ruas jalan banyak dihuni pak ogah dan ini harus ditertibkan demi kenyamanan masyarakat,” ucapnya.
Penertiban pak ogah dilakukan khusus dari petugas dari Dishub Kota Makassar. Belum melibatkan tim gabungan dari unsur polisi dan TNI. Olehnya itu dia mengimbau ke petugas di lapangan tuk selalu berjaga- jaga dan tetap waspada terhadap ancaman-ancaman.
“Penertiban ini khusus dilakukan petugas dishub, belum sama gabungaj tim gabungan Polisi dan TNI. Antisipasi tetap ada dan harus ditingkatkan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan” sebutnya.
Terpisah, Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Alamsyah, mengaku bila Kodam XIV siap menudukung dan membantu pemerintah daerah, dalam upaya menertibkan aksi pungli “Pak Ogah” yang beraksi di jalan raya.
Menurut Alamsyah, sejauh ini belum ada permintaan dari pemerintah daerah. Untuk menertibkan aksi “Pak Ogah” yang diduga cukup meresahkan masyarakat.
Hanya saja, Alamsyah tidak menampik, bila pemerintah daerah membutuhkan, pelibatan TNI untuk menertibkan aksi “Pak Ogah” tersebut. Aparat Kodam XIV Hasanuddin siap ikut membantu melakukan penertiban di Jalan Raya.
“Selama bermanfaat untuk masyarakat dan negara, kita siap membantu,” tegas Alamsyah.(arf-mat)

Exit mobile version