Site icon Berita Kota Makassar

Kerugian Pascabanjir Capai Rp 13 M

BARRU, BKM — Dampak pasca banjir yang menerjang enam Kecamatan di Kabupaten Barru. Kini menyisakan sejumlah kerusakan, seperti rumah warga, area pertambakan, pertanian, infrastruktur jalan dan jembatan. Estimasi kerugian akibat bencana banjir ini mencapai Rp 13 milyar.
Jumlah tersebut belum masuk dari kerusakan rumah warga karena tim penanggulangan bencana banjir masih melakukan proses perhitungan.
Sektor pertambakan menjadi kawasan paling terbesar menderita kerugian pasca banjir yakni sebesar Rp 6,8 milyar. Kemudian infrastruktur jalan dan jembatan mencapai Rp 5,6 milyar dan kerusakan lahan pertanian sekitar Rp 600 juta.
Perkiraan nilai kerugian pasca banjir belum bisa ditotalkan karena nilai kerugian dari kerusakan rumah warga, sementara dalam proses perhitungan oleh Tim Penanggulangan bencana banjir.
Sekkab Barru, Nasruddin AM saat dikonfirmasi Selasa (8/1) di ruang kerjanya mengatakan sebagai pejabat ex officio di BPBD Barru, belum bisa memberikan data total kerugian yang dialami pascabanjir karena tim penanggulangan bencana banjir sementara masih melakukan perhitungan kerugian.
“Laporan lengkap dari hasil perhitungan nilai kerugian belum ada karena Tim masih melakukan perhitungan, sehingga belum ada nilai total kerugian yang bisa kami sampaikan. Tetapi bisa dihubungi Plt Kepala BPBD Ibu Nasriah, ” kata Nasruddin.
Sekkab menambahkan bantuan Gubernur Sulsel senilai Rp 1 milyar. Dana ini akan dimasukkan ke APBD dalam bentuk parsial dan hal akan menunggu persetujuan DPRD.
Nasruddin membantah jika proyek pembangunan jalur rel kereta api yang menjadi penyebab banjir. (udi/C)

Exit mobile version