MAKASSAR, BKM — Dua remaja tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dibekuk aparat Polsek Tamalanrea. Mereka adalah Gufran Gifari alias Gupe (19), warga Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok B. Dan M Syafar Maulana alias Ampa (18), berdomisili di Jalan Lanraki.
Polisi menciduk keduanya di depan Masjid Al-Muamalah, Sabtu malam (12/1). Tersangka terpaksa dihadiahi timah panas karena mencoba melarikan diri usai ditangkap.
Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea Iptu Edi Gunawan memimpin personelnya membekuk kedua tersangka. Ia didampingi Panit 2 Reskrim Aiptu Abdul Rahman.
Penangkapan dilakukan setelah petugas mendapat laporan dari masyarakat tentang keberadaan pelaku. Dalam pemeriksaan petugas, Gufran mengaku sudah enam kali melakukan aksinya. Sebanyak enam unit sepeda motor telah digasaknya. Gufran melakukannya dengan menggilir beberapa rekannya. Salah satunya Syafar.
Desember 2018 lalu, Gufran ditemani Hendra beraksi di BTP Blok A samping Warkop Bugis. Mengambil satu unit Yamaha Fino warna ungu. Motor tersebut kemudian dijual ke seorang pria bernama Oddang seharga Rp1,5 juta.
Aksi selanjutnya di depan Warkop Bugis. Gufran ditemani Hendrik membawa kabur satu unit Yamaha Fino warna putih. Kemudian dijual ke Oddang dengan harga Rp2,5 juta.
Kemudian di lapangan basket, Gufran yang kembali ditemani Hendra mencuri motor Yamaha M3 warna hitam putih. Lagi-lagi dijual ke Oddang seharga Rp2 juta.
Di depan sebuah warnet Blok AA, tersangka Gufran bersama Hendra mengambil motor Yamaha M3 warna hitam merah. Kemudian dijual ke Enyos dengan harga Rp2 juta.
Di BTP dekat SMK Laniang, Gufran bersama Hendra mengambil motor Yamaha M3 warna silver. Kemudian dijual ke Enyos sebesar Rp1,5 juta.
Di depan warkop Wifi Id, Gufran ditemani Syafar mengambil motor Yamaha Mio J warna putih biru. Selanjutnya dijual ke Enyos seharga Rp2 juta.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Alex mengatakan, tersangka Gufran dan Syafar terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melarikan diri saat ditangkap. ”Mereka mendorong petugas, hingga diberikan tiga kali tembakan peringatan ke udara,” ujarnya, kemarin.
Tak dihiraukan oleh tersangka, petugas kemudian mengambil langkah tegas. Betis kedua pelaku dibidik lalu ditembak. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis. Selanjutnya, tersangka bersama barang bukti dibawa ke Polres Tamalanrea guna menjalani proses hukum selanjutnya. (jul/rus)
Dua Remaja Didor Usai Curi Enam Motor
