Site icon Berita Kota Makassar

Jarang Bergaul dan Tertutup, Disangka Wiraswasta

FAISAL RAJAB alias Ical kini telah tiada. Ia menemui ajal usai tertembus peluru petugas di bagian dada.

Bandar narkoba jenis sabu ini diketahui bertempat tinggal di BTN Arawa, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Kabupaten Sidrap. Namun, ia sebenarnya kelahiran Kabupaten Gowa. Istrinya adalah warga Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Faisal diamankan polisi bersama seorang rekannya bernama Dandi. Belakangan diketahui Dandi merupakan warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Di kalangan keluarga istrinya di Sidrap, Faisal diketahui sangat pendiam dan tertutup. Ia tidak terlalu banyak berinteraksi.
Bersama istrinya, Faisal memilih tinggal berdua dengan istrinya di perumahan BTN Arawa, Sidrap. Ia mempersunting Dewi (27) sejak dua tahun lalu. Namun mereka belum dikarunai anak.
Sesuai KTP, Faisal diketahui beralamat di Jalan H Syamsuddin, Desa Tanete, Kecamatan Maritengngae, Sidrap.
Faisal dideteksi merupakan pemain besar dalam peredaran narkoba di wilayah Makassar. Itu terbukti dengan diamankannya sabu seberat 5 kilogram ketika ia tertangkap.
Namun catatan di Polres Sidrap, almarhum Faisal tidak pernah terdeteksi mengedarkan narkoba di Bumi Nene’ Mallomo. Ia juga tak pernah berurusan dengan aparat di daerah ini.
Hal itu diakui mantan Kasat Narkoba Polres Sidrap AKP Indra Waspada Yudha yang ikut dalam pengangkapan Faisal dan Dandi.
“Iya, memang catatannya dia ‘bermain’ di wilayah Parepare dan Makassar. Tidak kami deteksi waktu saya bertugas di Sidrap,” ungkap AKP Indra Waspada Yudha yang kini menjabat Wakil Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Senin sore (14/1).
Menurut Indra, almarhum Faisal sering mengambil barang dan menjemputnya di pelabuhan Parepare.
Sebelum ditangkap dan tertembak, Minggu (13/1), dia baru saja datang dari Sidrap dan menjemput tersangka Dandi alias Sapta Hadi (30), warga BTN Green Ville Residence Blok B Desa Huho-huho, Kabupaten Kolaka, Sultra.
Kepala Desa Tanete H Baharuddin juga dihubungi, membenarkan almahum Faisal merupakan warganya. Namun ia tidak berdomisili di Tanete. Melainkan di BTN Arawa, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu.
”Orangnya memang tertutup. Jadi tidak banyak warga di sini yang mengenal sosoknya. Dia memang beristri orang Tanete. Namanya ibu Dewi. Tapi belum punya anak,” ungkap H Baharuddin yang juga mantan legislator Sidrap.
Mengenai profesinya, kata H Baharuddin, tidak diketahui. Apalagi sampai terlibat dalam peredaran narkoba.
“Yang kami tahu itu pekerjaannya sebagai wiraswasta di Makassar. Dia juga jarang bergaul dengan warga di sekitar rumah orang tua istrinya. Jadi hampir semua warga di Tanete tidak ada mengenalnya secara baik,” tandasnya.
Terpisah, Kapolres Sidrap AKBP Budi Wahyoni juga membenarkan Faisal adalah warga Sidrap. Namun mengenai track recordnya, tidak diketahui pasti. Karena AKBP Budi baru sebulan menjabat sebagai kapolres.
“Iya begitu, katanya orang Sidrap. Tapi saya tanya-tanya anggota di satuan narkoba, katanya tidak pernah terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Sidrap,” jelasnya. (ady/rus/b)

Exit mobile version