BANTAENG, BKM — Tahun ini Pemkab Bantaeng menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 98 M. Jika dibanding tahun sebelumnya (2018), target tersebut mengalami penurunan hingga Rp 13 M.
Kepala Bidang Pendapatan pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bantaeng, Armawansyah, mengatakan, 2018 lalu Pemkab menargetkan Rp 111 M. Namun realisasi capaian hanya Rp 73 M.
Ditanya, kenapa target PAD 2019 diturunkan? Armawansyah mengatakan, hal tersebut dilakukan setelah mengkaji potensi yang ada. “Kita turunkan berdasarkan rasionalisasi potensi”, katanya.
Oleh karena itulah, kata Kabid, pemkab menggelar rapat evaluasi PAD, Kamis (17/1), di ruang rapat Wakil Bupati Bantaeng. “Rapat ini bertujuan mengetahui permasalahan yang terjadi pada tahun 2018 untuk kemudian mencari dan menemukan solusi 2019”, urainya.
Didampingi Asisten I Muhammad Hero, Wabup Bantaeng H Sahabuddin, memipin rapat yang dihadiri pimpinan OPD dan Staf terkait untuk membahas permaslahan dan solusi pencapaian target PAD.
Wabup meminta kepada semua pihak agar mengupayakan pasak lebih kecil dari pada tiang. Artinya, bagaimana upaya untuk mencapai pendapatan lebih besar dibanding pengeluaran. (wam)
2019, Target PAD Bantaeng Turun
