TAKALAR, BKM–Momentum Pemilihan Legislatif (Pileg) April 2019, semakin dekat. Para kontestan pemilu dari 16 partai politik semakin memaksimalkan pergerakan politiknya untuk bisa mendulang suara terbanyak. Tak terkecuali para Caleg di Kabupaten Takalar. Dua petahana dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terus bergerak masif dan sangat yakin akan kembali melenggang mulus ke kursi parlemen Takalar untuk kedua kalinya. Apakah niat mereka akan tercapai?. Yang pasti pilihan rakyat akan berpulang pada eksistensi serta kredibilitas kedua Caleg ini selama menjadi legislator.
REPORTER: ARI IRAWAN
EDITOR: HAMZAH SAMAL
Dua Caleg petahana PKS di Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang kini adu pengaruh adalah Hj. Mardiana Tanning dan Muhammad Nurfitri. Meski satu partai namun keduanya tetap menjadi rival. Mereka harus mendulang suara banyak agar bisa kembali meraih dua kursi di dapil tersebut.
“Dengan pengalaman sebagai legjslator, kami tinggal merawat basis dan simpul keluarga yang tersebar di tiga kecamatan. Alhamdulillah eksistensi kami sebagai Caleg PKS masih diterima oleh elemen masyarakat,” kata Hj Mardiana Tanning, Jumat (18/1/). Mardiana Tanning tercatat sebagai legislator PKS di Komisi 1 DPRD Takalar terus bergerak bersama tim relawannya.
”Insha Allah berkat dukungan penuh keluarga dan tim sukses pada Pileg 2014 lalu, kans untuk saya terpilih kembali sangat terbuka,” Ujar Srikandi PKS ini. Optimisme akan mendulang dukungan serta suara yang banyak juga dilontarkan Muhammad Nurfitri. Meski mengakui pemilu 2019 ini, cukup menguras tenaga, pikiran dengan munculnya peserta pemilu yang tangguh, namun Muhammad Nurrfitri, sangat meyakini kalau eksistensinya sebagai anggota DPRD Takalar satu periode, telah banyak berbuat untuk rakyat.
“Rezeki sudah diatur oleh Allah SWT. Saya bekerja di DPRD Takalar berkat dukungan warga Takalar. Dan tahun ini, Insha Allah saya bisa kembali terpilih untuk kedua kalinya,” tandas Muhammad Nur Fitri. (ari/cha/b)
