BARRU, BKM — Pembobolan Koperasi Simpan Pinjam ( KSP) Pegawai negeri Mangkoso di Kecamatan Soppeng Riaja, dibobol maling, Jumat (18/1) malam. Uang milik koperasi tersebut sebanyak Rp 600 juta raib dibawa kabur oleh pelaku pencurian.
Aparat Polres Barru masih terus melakukan proses pengembangan penyelidikan. Menurut Kapolres Barru AKBP Burhaman yang dikonfirmasi disela-sela kunjungan Wapres JK di Bululampang, Mangkoso Kecamatan Soppeng Riaja Kabupaten Barru, Minggu (20/1) menyatakan pihaknya terus mengembangkan penyelidikan kasus ini.
“Semoga mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa segera terungkap. Aparat kepolisian tidak mau berandai-andai terkait pembobolan koperasi hingga harus kehilangan modal dari KSP Mangkoso hingga harus kehilangan uang sekitar Rp 600 juta, ” pungkas Burhaman.
Burhaman menyatakan pihaknya terus menyelidiki kasus pembobolan koperasi di Mangkoso. Saat Kapolres Barru dimintai keterangan. Apakah dugaan pelaku berasal dari orang dalam atau murni pelaku berasal dari luar.
Burhaman lagi-lagi menjawab bahwa Polisi masih terus melakukan proses penyelidikan. Kita tidak boleh berandai-andai soal siapa pelaku sebelum ada hasil penyelidikan. “Pokoknya tunggu saja pengembangan proses penyelidikan, ” ujarnya singkat
Sementara Ketua KSP Mangkoso, H Nompo mengatakan dibobol sejak tutup kas per 31 Desember 2018 dan sejak itu ruang dan kas sebagai tempat penyimpanan uang tidak pernah lagi dibuka.
Pelaku pembobolan masuk setelah membobol tembok. Setelah dibobol itu tembok, ditutup dengan menggunakan tripleks. Jadi nanti pada hari Jum’at. Beberapa pengurus Koperasi melihat dari dalam ruangan adanya tembok yang rusak karena dibobol.
Camat Mallusetasi yang merangkap sebagai Pimpinan KSP ini mengaku jika kasus ini sudah dilaporkan ke pihak Kepolisian. “Kasus ini kita serahkan ke aparat Kepolisian untuk kepentingan proses penyelidikan, ” ujarnya (udi/C)
KSP Mangkoso Dibobol Rp 600 Juta Raib
