Site icon Berita Kota Makassar

Bupati Pangkep Larang Nelayan Berlayar

PANGKEP, BKM — Berbagai cara dilakukan Bupati Pangkep, Syamsuddin Hamid dalam menenangkan puluhan nelayan dari beberapa wilayah kepulauan yang tertahan di dermaga Sungai Pangkajene. Menyusul banjir dan cuaca buruk melanda Kabupaten Pangkep.
Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid yang sedang bermaksud ngopi bareng bersama Kapolres Pangkep, AKBP Tulus Sinaga dengan sejumlah pejabat di salah satu Warkop dekat dermaga Pangkajene, Rabu pagi (23/1), langsung menemui nelayan.
Bahkan, Syamsuddin melarang para nelayan untuk kembali ke pulaunya karena cuaca buruk. Selanjutnya, bupati mengajak para nelayan ini untuk sarapan sambil ikut ngopi.
Saat ini puluhan nelayan tertahan di pinggir sungai yang ada di sekitar Pasar Pangkajene, akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi. Akibatnya, belasan kapal nelayan dari kecamatan kepulauan Pangkep, tidak dapat kembali ke pulaunya sejak Senin lalu.
Usai ngopi bersama pejabat di Warkop pinggiran sungai Pangkajene yang tampak aliran airnya masih sangat tinggi, Bupati Pangkep, Syamsuddin langsung turun ke kapal menemui warga pulau lainnya dengan membagikan nasi bungkus kepada puluhan nelayan untuk bekal mereka selama tertahan di pinggir sungai.
”Janganmi dulu pulang, karena angin masih cukup kencang dan gelombang sangat tinggi. Lebih baik bersikap waspada terhadap kondisi cuaca yang tidak menentu dimusim hujan,” ujar Syamsuddin.
Kota Pangkajene sendiri sejak Selasa (22/1), dilanda banjir karena luapan sungai. Berbagai sudut kota digenangi air setinggi pinggang orang dewasa. Kecamatan Pangkajene merupakan wilayah banjir terluas dan terparah dibanding lima kecamatan lainnya di wilayah Pangkep. (udi/mir/c)

Exit mobile version