MAKASSAR, BKM– Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Dr Soni Sumarsono, membenarkan, jika tiga nama yang diusulkan Pemprov Sulsel sebagai calon Sekretaris Provinsi Sulsel sudah ada di Kemendagri.
Tiga nama peraih nilai tertinggi dari proses seleksi yang dilakukan panitia seleksi (pansel) Sekprov Sulsel, yakni Jufri Rahman, Abd Hayat Gani, dan Baharuddin Zubakhrum Tjenreng.
“Iya Sudah diterima dan nunggu prosesnya lebih lanjut untuk diajukan ke Bapak Presiden melalui Mendagri,” ungkap Soni.
Dia mengatakan, untuk memproses nama yang akan dipilih sebagai Sekprov Sulsel, dibutuhkan waktu sekitar satu bulan.
“Tunggu maksimal satu bulan,” katanya.
Dia pun mengatakan Kemendagri harus melakukan proses administrasi pengusulan ke Presiden dan penyampaian penekanan Mendagri sebagai pengusul atas ketiga nama tersebut.
Dia menegaskan, kewenangan keputusan tetap di Presiden RI setelah melalui penilaian oleh Tim Penilai Akhir (TPA).
Pasca diserahkannya dokumen pengusulan tiga nama calon Sekprov tersebut, Soni mengaku tidak ada intervensi dan penekanan satu nama yang harus jadi perhatian untuk dipilih sebagai Sekprov Sulsel.
“Tidak ada intervensi, Pak Gub sepertinya mempercayakan sepenuhnya kepada Pemerintah Pusat untuk memilih yang terbaik,” pungkasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah awal pekan ini sudah mengumumkan tiga besar yang lolos seleksi Sekprov Sulsel.
Begitu selesai diumumkan, berkas usulan tiga nama itu langsung dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menjelaskan, pemprov selanjutnya menyerahkan sepenuhnya proses Sekprov ke Kementerian Dalam Negeri.
Dia menegaskan, tak ada intervensi ataupun keinginan mengatur nama yang nantinya dinilai layak untuk menjabat sekprov.
Kalaupun ada yang mempermasalahkan dan mempertanyakan proses seleksi dan penilaian tiga besar, dia meminta panitia seleksi (pansel) yang diprotes karena dia yang memberikan penilaian.
“Panselnya yang harus diprotes. Kita tidak mengubah apa-apa, semua dari pansel,” kata Nurdin.(rhm)
