Site icon Berita Kota Makassar

Pemkot-JICA Kerjasama Tanggulangi Kebocoran Bawah Tanah

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melalui Bagian Perekonomian dan Kerjasama Kota Makassar, melakukan pertemuan dengan Badan Kerjasama Internasional Jepang atau yang dikenal sebagai JICA, di Kediaman Wali Kota Makassar, Jalan Amirullah Makassar, Kamis (24/1).
Pertemuan ini, terkait dengan pengimplementasian Proyek Peningkatan Kapasitas Pelaksanaan Penanggulangan Kebocoran bawah tanah di Kota Makassar, menuju pengunaan sumber daya air yang efektif.
Kepala Bagian Perekonomian dan Kerjasama Kota Makassar, Najiran Syamsudin, mengatakan, Program Kemitraan JICA memiliki skema yang bertujuan untuk memanfaat pengetahun dan pengalaman pemerintah lokal Jepang dan organisasi terkait lainnya, untuk memenuhi berbagai kebutuhan Indonesia dan memperkuat hubungan kerjasama antar komunitas Indonesia dan Jepang.
“JICA akan mempercayakan pelaksanaan proyek kepada Biro Pengelolaan Air, Kota Kawasaki berdasarkan penetapan peraturan pemerintah Pasal 5 No.2 / 2011 sejak pemerintah asing memberikan dana bantuan kepada pemerintah lokal dan melalui pemerintah pusat. Tujuannya untuk memfasilitasi pelaksanaan proyek berdasarkan uraian disebutkan dalam dokumen terlampir,” ungkap Najiran.
Selain itu, kata Najiran, hal ini dilakukan untuk menjalankan proyek secara efektif dan efisien. Biro Penglolaan Air Kota Kawasaki akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerajaan Umum dan Perumahan Rakyat serta PDAM Kota Makassar, yang akan diatur dalam dokumen Perjanjian Kerjasama.
Adapun langkah-langkah yang akan diambil oleh JICA menurut Najiran, pertama menjalankan proyek secara efektif dan efisien. Biro Pengelolaan Air, Kota Kawasaki akan bekerjasama dengan PDAM Kota Makassar yang akan diatur dalam dokumen Perjanjian Kerjasama tersendiri, sebagai bagian tidak terpisahkan dari Minute of Meeting.
“JICA akan menanggung seluruh biaya-biaya selama pelaksanaan proyek berlangsung, sesuai dengan yang tercantum dalam surat perjanjian kerjasama antara JICA dan Pemerintah Kota Makassar,” tutupnya.(nug)

Exit mobile version