MAKASSAR, BKM–Dinas Pendidikan Kota Makassar tahun ini diguyur Dana Alokasi Khusus (DAK) sekira Rp50 miliar. Jumlah ini dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar dimana hanya Rp20 miliar.
Hal ini dikatakan Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noorhaq Alamsyah.
DAK ini dikatakan Noorhaq, berdasarkan usulan yang dilihat dari data Dapodik. Tahun ini sekira Rp50 miliar yang dimana peruntukan seperti pengadaan komputer, buku bacaan, serta lainnya. Selain itu, sambung Noorhaq, DAK ini diperuntukkan untuk rehabilitas gedung, seperti gedung perpustakaan dan gedung sekolah.
“Ini harus ada juknis, karena paling banyak untuk rehabilitas gedung, dan DAK tahun ini meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya, kalau tidak salah DAK 2018 itu sekira Rp20 miliar,” ungkapnya.
Selain fokus rehabilitasi, Dinas Pendidikan Kota Makassar akan melakukan pengadaan toilet portable yang anggarannya berasal dari APBD Kota Makassar. Dasar pengadaannya karena masih banyak sekolah yang belum memiliki toilet yang memadai.
Menurut Noorhaq, toilet portable nantinya akan dilengkapi dengan septik tank dan suplai air, dimana toilet ini akan sangat ramah lingkungan.
Perihal estimasi anggaran pengadaan, dirinya belum mengetahui secara detail, karena anggaran tersebut sudah masuk di DPA dan rinciannya sudah ada di RKA.
“Untuk anggarannya, nanti saya liat dan satu titik berapa anggaranya dan penganggarannya tergantung dengan kebutuhan sekolahnya. Ini anggaranya sudah ada di DPA dan masih diinput rincian RKA-nya,” tutupnya.(nug/war/c)