Site icon Berita Kota Makassar

Puting Beliung Rusak 83 Rumah

SIDRAP, BKM — Bencana alam angin puting beliung kembali menerjang Kabupaten Sidrap, Senin pagi (28/1). Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat ada 83 unit rumah rusak akibat kejadian ini.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kemarin. Namun kerugian diperkirahkan mencapai miliaran rupiah.
Dari puluhan rumah rusak itu, ada dua di antaranya yang rata dengan tanah. Satu lainnya hancur tertimpa pohon besar.
Kepala BPBD Sidrap Siara Barang menyebut, data yang terkumpul dari Tim Reaksi Cepat (TRC) mencatat sebanyak 83 rumah rusak, empat kandang ayam, dan satu kandang sapi. Jumah tersebut tersebar di lima kecamatan di Sidrap.
“Data awal tadi (kemarin) pagi itu hanya 61 rumah rusak. Hingga sore ada tambahan masuk hingga total 83 rumah rusak,” terangnya.
Dikatakannya, kerusakan itu rerata di bagian atap rumah. “Kemudian ada dua rata dengan tanah. Satu di antaranya hancur tertimpa pohon,” jelasnya.
“Itu dua yang rusak berat. Puluhan lainnya rusak ringan dan sedang. Kami sudah melakukan pendataan untuk selanjutnya diberikan bantuan,” tambahnya.
Adapun kerusakan rumah itu terjadi di Kecamatan Pitu Riawa sebanyak 36 unit rumah. Yakni di Desa Sumpang Mango 16 rumah, ditambah 1 kandang sapi. Di Desa Betao delapan rumah. Desa Bulu Cenrana delapan rumah. Desa Kalempang dua rumah. Desa Lasiwala dua rumah.
Kemudian di Kecamatan Dua Pitue delapan rumah. Masing-masing di Kelurahan Tanru Tedong empat rumah. Salo Mallori tiga rumah. Desa Salo Bukkang satu rumah.
Selanjutnya di Kecamatan Pitu Riase, tepatnya di Desa Botto ada lima unit rumah, ditambah empat kandang rusak.
Kemudian di Kulo ada 30 unit rumah rusak. Yakni di Desa Kulo 12 rumah. Desa Bina Baru 11 rumah. Desa Rijang Panua satu rumah. Desa Maddenra lima rumah. Desa Mario satu rumah.
Kemudian di Watang Pulu ada empat unit rumah rusak. Tepatnya di Kelurahan Lawawoi.
Selain itu, puting beliung yang disertai hujan juga membuat salah satu tower milik Indosat yang terpasang di atas rumah milik satu warga, rubuh dan merusak merusak rumah warga. Kejadian di Jalan A Pangeran Petta Tani, Kelurahan Lalebbata, Kecamatan Panca Rijang Sidrap. Tepatnya di eks Pasar Lama Rappang.
Akibat dari kejadian tersebut, membuat rumah milik Hj Hatma mengalami kerusakan pada bagian jendela, serta kanopi bagian depan rumahnya. Estimasi kerugian sebesar Rp7 juta.
Siara Barang mengatakan, untuk bantuan biaya perbaikan rumah akan diberikan kepada para korban minggu ini juga setelah data terkumpul semua.
Dijelaskannya, bahwa ada Rp5 miliar dana tak terduga setiap tahun disediakan dan dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi bencana.
Siara Barang mengimbau kepada seluruh warga Sidrap terhadap bencana susulan akibat cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering muncul secara tiba-tiba.
Kapolsek Urban Panca Rijang Kompol Syamsu yang dikonfirmasi melalui telepon selularnya, mengatakan pihaknya sudah memerintahkan kepada personelnya untuk ikut membantu warga yang tertimpa musibah.
Menurutnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Untungnya, tidak ada rumah warga lain yang ada di sekitar lokasi kejadian tertimpa reruntuhan menara tower.
“Untuk sementara waktu kami masih menunggu klarisifikasi dari pihak Indosat terkait musibah ini,” ujar Kompol Syamsu.
Salah seorang korban Hj Isa (45), warga Sumpang Mango, Kecamatan Dua Pitu Riawa mengaku melihat langsung peristiwa puting beliung di wilayahnya.
“Tiba-tiba saja datang angin kencang dari arah barat dan langsung menerbangkan atas rumah saya. Itu hanya hitungan beberapa detik saja,” katanya.
Dijelaskannya, bahwa saat kejadian dia langsung melarikan diri dan keluar dari rumah mencari tempat perlindungan.
Pasca kejadian, puluhan TNI dan Polri diturunkan ke lokasi untuk membantu warga memperbaiki rumah dan mengangkat sisa-sisa puting beliung.
Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf Jamot Parluhutan bersama personelnya turun langsung membantu warga di lokasi bencana. Dia juga memerintahkan seluruh jajarannya untuk menyisir lokasi dan mendata, serta membantu seluruh warga korban bencana.
“Semoga dengan kehadiran kami di sini, sedikit banyaknya dapat membantu meringankan beban warga yang tertimpa bencana,” uajrnya. (ady/rus/b)

Exit mobile version