MAROS, BKM -– TNI Angkatan Udara (AU) Lanud Sultan Hasanuddin mengerahkan satu unit helikopter untuk mempercepat proses distribusi logistik kepada para korban bencana tanah longsor yang sulit dijangkau, di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (28/1).
Pendistribusian logistik dilakukan melalui pangkalan udara Lanud Hasanuddin di Kabupaten Maros, menuju lokasi bencana di wilayah Sapaya, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa.
Komandan Lanud Hasanuddin, Marsma TNI H Haris Haryanto, menjelaskan, dukungan logistik yang telah diterbangkan ke lokasi bencana tanah longsor mencapai 5 ton lebih, untuk 5 sorties penerbangan.
”Bantuan yang kita berikan melalui Lanud Sultan Hasauddin khususnya lewat jalur udara yang dilaksanakan helikopter kita sudah terlaksana 5 sorties penerbangan. Masing-masing penerbangan kurang lebih 1 ton. Sehingga telah kita kirim ke lokasi bencana di Kecamatan Bungaya sebanyak kurang lebih 5 ton 100 kilogram bantuan logistik sampai hari ini,” jelasnya.
Selain menyuplai kebutuhan logistik untuk para korban bencana, helikopter yang digunakan itu juga dipergunakan untuk mengevakuasi pasien dari lokasi bencana ke kota Makassar.
”Khususnya berupa kebutuhan pokok, yaitu beras, mie instan yang mudah untuk segera dikonsumsi dan kebutuhan lain seperti obat-obatan sudah kita kirim. Termasuk ada pasien yang tadi kita jemput dievakuasi dari lokasi bencana ke rumah Sakit Wahidin Makassar,” tambahnya.
Selain mengerahkan dukungan logistik yang terkumpul dari berbagai instansi pemerintahan, baik sipil dan militer serta masyarakat umum. Sejumlah pasukan dari Danwings 2 Paskhas turut dikerahkan menuju lokasi bencana di Kabupaten Gowa.
”Personel kita kirim dari wing 2 Paskhas, langsung ke daerah bencana melalui jalur darat. Termasuk alat lain seperti perahu karet dan lainya,” pungkas Haris. (ari/mir/c)
Distribusi Logistik, AU Lanud Hasanuddin Gunakan Helikopter
