MAROS, BKM — Pascaterendam banjir selama dua hari pada sepekan lalu, beberapa perlengkapan dan peralatan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Maros rusak. Akibatnya, hingga saat ini pelayanan di Disdukcapil masih lumpuh.
Saat ini, teknisi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) masih berusaha melakukan perbaikan. Sejumlah peralatan masih dalam proses perbaikan yang dilakukan langsung tim teknisi Dukcapil Kemendagri.
Kepala Bidang Perekaman Disdukcapil Maros, Afdhaly Ras mengatakan, ada dua alat perekaman elektronik KTP mobile yang rusak karena terendam banjir. Akibat banjir, dua alat perekaman E-KTP mobile rusak.
Tidak hanya alat perekaman E-KTP mobile yang rusak. Peralatan lainnya yang rusak yakni alat antrean dan sejumlah peralatan komputer lainnya. Dia menaksir kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp300 juta.
Dia menambahkan, untuk operasional pelayanan kantor Disdukcapil Maros baru akan normal kembali sekitar satu pekan ke depan. ”Pelayan baru akan beroperasi setelah semua peralatan yang rusak selesai diperbaiki. Perbaikannya mungkin akan memakan waktu sepekan baru bisa normal kembali,” pungkasnya.
Meski demikian, beberapa masyarakat masih ada yang datang melakukan perekaman dan pengurusan e-KTP dan kartu keluarga (KK). Sebab tidak mengetahui jika pelayanan belum normal. Mereka pun terpaksa harus pulang karena tak ada pelayanan.
Salah seorang warga Bantangase Kabupaten Maros, Yuli, mengatakan, dirinya datang ke kantor Disdukcapil Maros untuk melakukan pengurusan e-KTP dan KK. Dia tidak tahu kalau pelayanan di Disdukcapil belum terbuka akibat banjir beberapa waktu lalu. Sehingga dirinya terpaksa harus pulang lantaran alat perekaman rusak. (ari/mir/c)
Pelayanan Disdukcapil Maros Masih Lumpuh
