GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa diwakili Wabup Gowa, Abd Rauf Malaganni, Ketua Tim Penggerak PKK Gowa, Priska Paramita Adnan, serta perwakilan Kementerian Sosial RI, langsung menyalurkan bantuan logistik serta santunan bagi para ahli waris korban tewas banjir dan longsor di Kecamatan Pallangga dan Kecamatan Bungaya, Selasa siang (29/1), di kantor Kecamatan Bungaya.
Bantuan yang dikucurkan ke Bungaya ini merupakan pengiriman ketiga kalinya yang dilakukan Pemkab Gowa, yakni pada 24, 26, dan 29 Januari 2019. Jenis bantuan yang disalurkan adalah dana santunan kematian dari Kemensos RI kepada para ahli waris longsor maupun banjir.
Rombongan Wabup Rauf ini juga menyerahkan 13 unit genset 900 KVA dan dua unit genset berkekuatan 5000 KVA. Selebihnya adalah bantuan logistik. Untuk santunan kematian para korban tewas ini, diserahkan Wabup Rauf kepada masing-masing ahli waris. Sementara bantuan logistik diserahkan kepada Camat Bungaya, Muhammad Natsir Tompo.
Wabup Gowa dalam kesempatan itu mengatakan, bantuan yang diserahkan ini berasal dari Kemensos RI, instansi pemerintahan, dan beberapa perusahaan serta masyarakat yang peduli dan prihatin dengan masyarakat korban bencana banjir dan longsor.
Santunan kematian dan bantuan yang diberikan Pemkab Gowa ini agar dipergunakan sebaik-baiknya. ”Semoga dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban dan bisa memberikan manfaat bagi korban maupun keluarga yang tertimpa musibah,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Gowa, Priska Paramita, juga menyerahkan bantuan bencana alam di Kelurahan Sapaya. Penyerahan logistik sekaligus memantau pengungsi terpusat di Masjid Syuhada, Kelurahan Sapaya, Kecamatan Bungaya.
Priska juga meninjau lokasi pengungsian. Di pengungsian ini istri bupati Gowa itu berbincang langsung dengan masyarakat di pengungsian tersebut sambil memberikan support kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Sapaya. (sar/mir)
Wabup dan Ketua TP PKK Gowa Kembali Rambah Bungaya
