Site icon Berita Kota Makassar

11 SMP Baru Buka Tahun Ini

MAKASSAR, BKM — Abd Rahman Bando baru 47 hari menakhodai Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar. Meski masa kepemimpinannya baru seumur jagung, sebuah gebrakan dilahirkannya.
Sebanyak 11 SMP (Sekolah Menengah Pertama) baru akan dibuka dan dijadwalkan beroperasi tahun ini. Bagaimana caranya hanya dalam waktu singkat Rahman Bando bisa melakukan hal itu?
Berbicara pada sesi Ngobrol Sekolah di SMP Negeri 22 Makassar Jalan Ir Juanda, Kamis (31/1), mantan kepala Dinas Perikanan, Peternakan, dan Kelautan Makassar itu memberikan penjelasan. Di depan kepala sekolah, guru, pengurus komite, serta orang tua siswa, Rahman Bando menegaskan program awalnya di Disdik. Yaitu menghadirkan SMP baru tanpa biaya untuk pengadaan lahan dan gedung.
”Begini. Di Makassar ini ada banyak SD (Sekolah Dasar) yang berada pada satu kawasan. Biasanya terdiri dari tiga hingga empat SD di dalamnya. Setelah ditelusuri dan didata, ternyata banyak SD yang jumlah siswanya kurang. Misalnya, empat SD di satu kompleks hanya memiliki siswa 500 orang. Ini sudah harus diregrouping,” jelas Rahman Bando.
Menghadirkan SMP baru di Kota Makassar, diakui adik kandung Bupati Enrekang H Muslimin Bando ini, menjadi tuntutan di kekinian. Sebab, jumlahnya masih sangat kurang. Bahkan ada satu kecamatan, yakni Makassar tidak memiliki satu pun SMP. Padahal SD di wilayah ini cukup banyak.
Dia kemudian menyebut contoh SD Lariang Bangi di Kecamatan Makassar. Ada beberapa SD di kawasan ini. Dengan jumlah murid yang berkisar di angka 500-an, sekolah ini disebutkan layak untuk digabung. Begitu pula di SD Maccini.
”Kedua kompleks sekolah tersebut berada di Kecamatan Makassar. Karena di sana belum ada SMP, SD di dua kawasan itu nantinya akan kita gabung. Tanpa mengeluarkan uang untuk membeli lahan dan membangun gedungnya, SMP baru sudah ada,” terang Rahman.
Bagaimana dengan guru untuk sekolah baru tersebut nantinya? Rahman Bando menjelaskan bahwa hal itu menjadi dari program zonasi guru yang akan dilaksanakan, dan kini sementara berproses.

Didukung Dewan

Apa yang diprogramkan Rahman Bando mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Makassar. Apalagi dengan memprioritaskan kecamatan yang sampai sekarang belum memiliki SMP.
Basri dari Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat, mengatakan langkah pemkot melalui Disdik patut disupport. Sebab sampai saat ini gedung SMP masih minim. Bahkan masih ada kecamatan yang tidak memilikinya.
“Rencana ini sangat baik, dan pastinya harus disupport. Apalagi dengan melihat masih ada kecamatan yang belum punya gedung SMPN. Program ini harus segera direalisasikan,” kata Basdir, Kamis (31/1).
Sebenarnya, tambah dia, program pembangunan dan penambahan gedung sekolah, khususnya SMPN sudah lama diusulkan dan dibahas. Hanya saja baru tahun ini dapat direalisasikan Disdik Kota Makassar.
Dia juga berharap pembangunan gedung baru SMPN di wilayah kecamatan memiliki kualitas yang baik, lengkap dengan fasilitas penunjang aktivitas belajar dan mengajar.
“Dari awal kami sudah sering usulkan ini sesuai dengan banyaknya aspirasi dari masyarakat yang masuk. Karena kami memang melihat ada kecamatan sama sekali belum ada SMP negerinya. Seperti di Kecamatan Makassar,” terangnya. (ish-arf/rus)

Exit mobile version