Site icon Berita Kota Makassar

Baliho Tanpa Foto Wabup Terpasang di Depan Kantor Kecamatan Galut

TAKALAR, BKM — Kondisi tak harmonis yang berlangsung selama ini antara bupati dan wakil bupati (Wabup) Takalar masih terus mewarnai jalannya pemerintahan Syamsari Kitta dan H Achmad Se’re. Keduanya dikabarkan tak lagi seirama merealisasikan agenda pembangunan yang akan berjalan.
Tak harmonisnya hubungan kedua elit pemimpin tersebut maki diperparah setelah salah satu baliho yang dibangun di depan kantor Kecamatan Galesong Utara (Galut) ditemukan langsung Wabup Takalar, H Achmad Se’re. Ia tidak melihat fotonya ada terpasang dalam baliho tersebut.
”Bisa saja hubungan bupati dan wakil bupati Takalar akan semakin retak, jika kondisi seperti ini dibiarkan. Masa foto Wabup tidak dipasang. Seharusnya foto Wabup juga terpasang mendampingi bupati dalam baliho tersebut. Apalagi, baliho tersebut hanya ucapan perayaan hari jadi Takalar,” kata Sudirman, warga diKecamatan Galesong Utara, Minggu (3/2).
Wabup Takalar, H Achmad Se’re, saat dimintai konfirmasinya usai menemukan baliho ucapan selamat hari jadi ke-59 Kabupaten Takalar, membenarkan dirinya sedikit agak emosi setelah melihat gambarnya tidak ikut dipasang dalam baliho tersebut
”Iya, saya sempat marah karena gambar saya tidak ada dalam baliho. Padahal, bupati dan Wabup itu diatur dalam Undang-Undang dan memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin. Kalau begitu caranya, saya kuatir ada oknum yang sengaja memperuncing suasana pemerintahan ini untuk tidak kondusif,” kata Achmad Se’re.
Wabup Takalar berharap agar jalannya pemerintahan yang akan berlangsung untuk tetap dikawal secara bersama-sama tanpa ada bingkai perpecahan yang akan menghambat jalannya pemerintahan.
”Takalar ini milik kita bersama. Mari kita membangun daerah ini tanpa ada riak perpecahan,” tandasnya. (ira/mir/c)

Exit mobile version