JENEPONTO, BKM — Jelang pemilihan legislatif (Pileg), sejumlah calon anggota legislatif (Caleg) mulai gencar melakukan sosialisasi. Mobil-mobil Caleg pun ramai berseliweran di wilayah Kabupaten Jeneponto. Ironisnya, di antara mobil Caleg ini ada yang menggunakan plat nomor polisi (Nopol) gantung.
Mereka melakukannya secara terang-terangan. Sepertinya mereka tidak takut bakal terjaring razia. Salah seorang anggota DPRD Jeneponto yang kini kembali maju menjadi Caleg adalah Marsudi Lalang, mengakui kalau dirinya memang menggunakan plat nopol gantung B 19 PBB.
Bahkan, mobil milik Ketua DPC PBB Kabupaten Jeneponto ini, diparkir tepat di depan kantor DPRD Jeneponto. Padahal, areal ini biasa ditempati parkir mobil ketua DPRD Jeneponto. Namun Marsudi tidak mau ambil pusing.
”Siapa yang berani tangkap kalau saya menggunakan plat nopol gantung,” tegas Marsudi di halaman kantor DPRD Jeneponto, Senin (4/2).
Saat melontarkan kata-kata itu, sejumlah legislator DPRD Jeneponto juga ada di sekitar lokasi. Di antaranya Hanapi Sewang dari PAN, H Muhammad dan Serang (PPP), Baharuddin Kain (Nasdem), dan Kaharuddin (PDIP).
Lanjut Marsudi mengatakan, polisi Takalar saja tidak tangkap. ”Polisi Takalar saja saya tidak ditangkap. Apalagi polisi di sini (Jeneponto). Siapa yang berani menangkap mobil saya,” kata Marsudi dengan nada menantang.
Sikap Marsudi sangat disayangkan sejumlah koleganya di DPRD Jeneponto, di antaranya H Muhammad dari PPP. Dikatakan, anggota dewan adalah orang terhormat. Sehingga tidak layak menggunakan plat nomor polisi gantung.
”Karena semua mata masyarakat akan tertuju kepada kita. Apa yang kita perbuat termasuk menggunakan plat nomor polisi gantung, tidak ada alasan pembenarannya. Saya saja sebagai anggota dewan sudah tiga periode jelang periode keempat tidak pernah mengeluarkan statemen yang membuat petugas tersinggung, dengan kata arogan siapa yang berani tangkap? Hal ini yang kami sangat sayangkan. Tapi terserah siapa saja menilainya,” ujar H Muhammad.
Anggota Satlantas Polres Jeneponto yang mengaku bernama Brigpol Abd Rauf Salam, mengatakan, pihaknya menyayangkan penggunaan plat nopol gantung apalagi oleh anggoya. DPRD Jeneponto.
”Tapi tunggu, saya berjanji akan menangkap bila ketemu di jalan,” geram Abd Rauf Salam. (krk/mir/c)
Anggota dan Caleg PBB Jeneponto Gunakan Plat Gantung
