GOWA, BKM — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jeneberang, Kabupaten Gowa, untuk sementara tidak menambah pelanggan atau pemasangan sambungan baru air bersih bagi masyarakat umum (reguler).
Dirut PDAM Tirta Jeneberang, Hasanuddin Kamal, kepada wartawan, Selasa (5/2), mengatakan, tidak dibukanya penambahan pelanggan baru khusus reguler karena kapasitas atau produksi air saat ini terbatas.
”Untuk saat ini kita tidak akan menambah pelanggan baru untuk jalur umum atau reguler. Namun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetap kita buka untuk pemasangan baru. Sebab itu sudah terprogram secara nasional,” kata Hasanuddin.
Hasanuddin juga menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi produksi air bersih berkurang lantaran terjadinya banjir akibat curah hujan yang tinggi. Sehingga pintu bendungan Bilibili sempat dibuka.
”Sebelum terjadi musibah banjir beberapa waktu lalu produksi air itu mencapai 592 liter per detik. Namun pascabanjir kini menurun 50 persen. Ini berpengaruh pada pasokan air bersih kepada masyarakat pelanggan kita,” kata Hasanuddin.
Jumlah pelanggan PDAM Tirta jeneberang saat ini tercatat sebanyak kurang lebih 40 ribu. Jumlah pelanggan tiap tahun bertambah. Sekarang, kata Hasanuddin, pihaknya akan fokus dulu pada pelayanan pemasangan baru bagi MBR untuk warga kurang mampu agar dapat menikmati air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
”Jadi setiap tahun ini ada penambahan pelanggan. Terutama bagi masyarakat kurang mampu. Tahun 2018, sebanyak 1.250 pelanggan MBR yang terlayani. Dimana, biaya pemasangannya kita gratiskan. Tahun 2019 ini untuk MBR dibuka lagi sebanyak 1.200 KK dan tetap gratis,” kata Hasanuddin. (sar/mir)
PDAM Gowa Tak Buka Sambungan Baru Reguler
