JENEPONTO, BKM — Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar meminta agar seluruh yang terkait dalam penanganan pascabencana banjir pada 22 Januari 2019, dapat melaporkan seluruh progres penanganan bencana pada masa transisi pemulihan.
Untuk itu, diharapkan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menggiatkan Jumat bersih guna pemulihan pascabanjir. Demikian disampaikan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar saat memimpin rapat rutin atau coffee morning yang dihadiri Sekkab, H Syafruddin Nurdin, Kepala BPBD Jeneponto, Anwaruddin Munassar, para pimpinan OPD dan staf ahli serta pejabat eselon tiga lingkup Pemkab jeneponto di ruang pola kantor bupati Jeneponto, Senin (11/2).
Iksan mengatakan, Jumat bersih sudah berkontribusi dalam pemulihan penanganan pascabencana. Khususnya kebersihan lingkungan perkotaan, sudah bisa dirasakan manfaatnya. Dimana sudah bersih dari sampah.
Hanya saja, masih ada desa dan kelurahan yang belum terangkat sampahnya akibat keterbatasan sarana dan prasarana. Seperti truk sampah yang terbatas jumlahnya. Karena dibutuhkan ribuan truk untuk mengangkut sampah yang menggunung. Terutama di lapangan sepakbola Sapanang, Desa Sapanang.
Di tempat yang sama, Kepala BPBD Jeneponto, Anwaruddin Munassar, melaporkan, saat ini dalam penanganan pascabanjir sudah memasuki masa transisi pemulihan yang direncanakan selama dua bulan.
Progres yang telah dilakukan beberapa infrastuktur seperti Jembatan Munte telah dilakukan perbaikan, penyediaan air bersih serta perbaikan kondisi kebersihan lingkungan, dan pengangkutan sampah-sampah sudah mulai dilakukan. (krk/mir/c)
Pascabanjir, Jeneponto Butuh Ribuan Truk Pengangkut Sampah
