Site icon Berita Kota Makassar

Buka Usaha Sesuai Keinginan

MAKASSAR, BKM– Anak muda saat ini atau yang lebih dikenal anak millenial lebih banyak memilih pekerjaan yang mengembagkan kreativitas yang dimiliki. Salah satunya seperti yang ditekuni Fadhel Nursalim Cheeks, yang menekuni bidang animasi 3D dan animator.
Di jaman modern seperti saat ini, yang mana animasinya sudah sebagian besar 3D dan animator sudah profesional, Pixel Art memang tergolong sudah termakan usia. Bahkan menurut Fadhel sapaan akrabnya, Pixel art sangat prospektif sayang, belum banyak anak muda yang menekuninya secara serius.
“Itu memang salah satu tantangan dan kendala menekuni Pixel Art di jaman modern seperti sekarang. Tapi saya menekuninya ini secara unik, modern dan absurd, sehingga orang penasaran,” ungkapnya, Kamis (14/2).
Laki-laki kelahiran Palopo, 13 Juni 1993 men­ceritakan, pertama kali mencoba Pixel Art pada 2015. Karya pertamanya berupa art work gambar untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba. “Alhamdulillah saya menang 10 besar. Saya terus mendalami Pixel Art, kemudian sejak awal 2017, saya mulai membuat Animasi Pixel sampai sekarang,” katanya.
Sempat mencoba desain ­grafis membuat vectorn namun belum menemukan kecocokan. Ia lantas berexplore di Google hingga menemukan ­sesuatu yang dianggap unik dari Pixel/­8bit. Membuatnya bernostalgia ke era game retro yang ada di Nintendo seperti mario bros, tetris, megaman dan lainnya.
Lulusan SMK Jurusan Teknik Listrik ini mematok nominal kurang lebih Rp 5 juta untuk animasi berdurasi 1 menit dengan waktu pengerjaan sekitar satu minggu. “Bisnis ini bergensi karena tidak semua bisa kerjakan dan masih jarang, dan orang paling banyak butuh jasa ini,” ucapnya. (ita)

Exit mobile version