BULUKUMBA, BKM — Aliansi Pemuda Kindang melakukan aksi unjuk rasa dan memboikot Msyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kindang, Kamis (14/2).
Aksi demo sempat memanas lantaran peserta aksi menghalau pejabat yang akan masuk mengikuti Musrenbang. Bentrokkan nyaris terjadi, beruntung kedua belah pihak bisa saling menenangkan diri.
“Kami menuntut pemerintah segera menyelesaikan pekerjaan Pasar Borong Rappoa yang konon telah digelontorkan anggaran hingga miliaran rupiah namun hinga kini terbengkalai,” ujar Kordinator aksi Nasrum Alhayyu.
Massa juga mendesak pemerintah memperbaiki jalan poros, karena masyarakat disana nyaris terisolir mengakibatkan perputaran ekonomi terhambat dengan jarak yang sangat jauh.
Ketua DPRD Bulukumba Hamzah Pangki saat menemui pengunjuk rasa mengatakan akan memperjuangkan tuntutan warga di DPRD.
”Pasar Borong Rappoa digelontorkan dari DAK sebesar Rp 22 milliar tapi karena ada masalah jadi terbengkalai,” jelas Hamzah. (min/D)
Pemuda Kindang Boikot Musrenbang
