MAKASSAR, BKM — Calon anggota DPD RI, Tamsil Linrung semakin memaksimalkan sosialisasinya di media sosial (medsos). Bahkan tim Tamsil telah menyiapkan strategi khusus untuk melakukan kampanye di media sosial.
Staf Ahli Tamsil, Anwar Abugaza yang juga penggiat sosial media mengatakan, makin dekatnya hari pencoblosan, tim Tamsil makin memaksimalkan gerakan melalui media sosial guna mencari dukungan.
Menurut Anwar, meski Tamsil sudah terkenal, untuk mencalonkan sebagai DPD RI 2019 pihaknya sebagai tim tetap massif memperkenalkan program unggulan dan tawaran dari Tamsil.
“Sosialisasi kampanye di sosial media guna mendapat dukungan suara dari masyarakat saat pemilihan 2019 mendatang. Itu sebabnya kami memaksimalkan akun medsos pak TL di dunia maya,” ujar Anwar, Minggu (23/2).
Anwar menjelaskan, saat ini metode kampanye konvensional seperti pengerahan massa untuk rapat umum mulai tak efektif.
Menurutnya, keramaian ide, gagasan, dan visi-misi terasa mulai berpindah ke ruang-ruang maya. Diskusi, perdebatan, bahkan saling tuduh secara frontal begitu bebas terjadi di media sosial.
“Untuk kalangan yang relatif terdidik, kampanye menggunakan media sosial lebih efektif ketimbang baliho dan spanduk. Orang yang relatif terdidik dan well inform ini tidak akan percaya isi baliho atau spanduk, tapi lebih percaya pada perkataan teman atau koleganya di media sosial,” katanya.
Ia mengatakan, di medsos, setiap orang dapat berpengaruh bagi orang lain. Di medsos, lanjutnya, tidak lagi berlaku one man one vote, tetapi satu orang bisa memiliki kekuatan setara puluhan, ratusan, atau ribuan lebih orang.
“Inilah kelebihan media sosial, efektif sebagai sarana pertukaran ide. Penyebaran berbagai ide, termasuk isi kampanye via media sosial, berlangsung amat cepat dan hampir tanpa batas. Di Twitter, misalnya, hanya dengan men-twit, informasi tersebar luas ke seluruh follower, begitu juga kami manfaatkan facebook dan lain,” tuturnya.
“Kami harus mencari model media yang lain untuk bisa memaksimalkan kampanye. Salah satunya adalah melalui medsos. Saya sangat harapkan caleg DPRD atau DPD terpilih 2019, tak ada yang punya baliho tapi bisa terpilih,” ujarnya. (rif)
