Site icon Berita Kota Makassar

Danny: LRT Masuk Program Nasional

MAKASSAR, BKM–Rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) di Makassar sempat menjadi perbincangan lantaran moda transportasi ini dianggap mampu menjadi solusi kemacetan. Bahkan Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia, Kim Chang Beom pun menawarkan kerja sama kepada Pemerintah Kota Makassar.
Kim mengatakan, transportasi umum berbasis rel ini sangat tepat untuk Makassar dengan kondisinya yang merupakan pusat perekonomian di bagian timur Indonesia.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto juga sempat menyatakan jika pembangunannya akan dimulai pada 2019 ini. Nantinya akan dibangun dengan sistem jalan atau rel layang sepanjang 16,7 kilometer. Menghubungkan koridor barat dan timur kota.
Kini, proyek pembangunan LRT sendiri telah masuk dalam program nasional. Hal itu dikatakan langsung oleh Danny, sapaan Wali Kota Makassar.
Danny mengatakan, LRT sudah masuk dan terdaftar dalam Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sehingga menurutnya proyek tersebut telah masuk dalam program pemerintah pusat atau nasional.
“Kan sudah terdaftar jadi LRT kita itu sudah masuk dalam program nasional, kita sangat besyukurlah sebenarnya karena pemerintah pusat sangat memperhatikan pembangunan di kota Makassar,” ungkap Danny.
Wali kota berlatar belakang arsitek itu mengakui meskipun LRT menggunakan anggaran pihak ketiga, akan tetapi program tersebut akan dijaminkan oleh negara.
“Yah tidak apa-apa seperti itu, meskipun anggarannya dari pihak ketiga, tetapi mendapatkan jaminan dari negara,” ungkapnya.
Olehnya itu, Danny Pomanto menuturkan jika usulan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memasukkan LRT dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sudah terealisasi.
“Kan sudah terdaftar di KPBU, dan LRT kita memang sudah masuk dalam program nasional. Jadi untuk penentuan pelaksanaan pemgerjaannya, akan ditentukan oleh pemerintah pusat,” kata Danny.(nug/war/c)

Exit mobile version