CALON anggota legislatif (Caleg) dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Disman Duma terus melakukan gerilya di daerah guna mendekati pemilih milenial.
Disman Duma yang maju lewat daerah pemilihan (Dapil) Sulsel 9 meliputi Kabupaten Sidrap, Pinrang dan Enrekang, cukup sengit menghadapi pertarungan diinternal partainya.
Di Kabupaten Enrekang misalnya tiga kader muda PAN ikut bertarung. Disman Duma yang juga ketua DPRD Enrekang, harus berjuang keras untuk bersaing dengan adik kandung Bupati Enrekang MUslimin Bando yakni Arifin Bando. Selain itu juga ada Rahman Salloko yang dikenal sebagai tokoh pemuda.
Arifin Bando sebelum menjadi Caleg menjabat sebagai Kadis Pembersayaan Masyarakat (PMD) di Pemkab Enrekang.
Nama Arifin Bando sebagai salah satu figur caleg memiliki jaringan dan kekuatan yang lebih dan dikenal oleh masyarakat.
Meski demikian Disman Duma sebagai kader tulen PAN tidak mau kalah begitu saja, “Saya tentu akan berjuang kaena modal saya yakni sebagai kader PAN tulen,”ujar Disman Duma kepada “BKM” di Warkop Gandrial Makale Senin (25/2).
Disman melanjutkan, dari 9 kursi yang diperebutkan di Dapil Sulsel 9 tentu peluang besar PAN sangat besar untuk menggondol kursi parlemen. Tanpa meremehkan kekuatan politik caleg partai lain, PAN juga ingin agar meraih dua kursi dari dapil tersebut.
Meksi Pileg tinggal menghitung hari, namun mesin politik tim sukses sudah bekerja maksimal menyisir kantong suara di tiga kabupaten.
Disman tidak menimpali jika caleg internal PAN dari Dapil Sulsel 9 terus bergerilya menggarap pemilih milenial. Adapun caleg PAN yang bertarung di Dapil Sulsel 9 yakni Andi Patoppoi, Disman Duma, Emi Karmila, Arifin Bando, Nahyuddin, Andi Mardiana Basri, Suryati, Abdul Rahman Salloko serta Jalaluddin (gus/rif/c).
Gerilya Garap Pemilih Milenial
