MAKASSAR, BKM — Sepak terjang Muhammad Wahid Afriyanto alias Anto (27) di dunia kriminal, berakhir di ujung bedil personel Resmob Polsek Panakkukang. Dia dihadiahi timah panas kala digiring pengembangan kasus untuk menunjukkan barang bukti kejahatannya.
Di tengah perjalanan, Anto nekat mencoba lepas dari kawalan aparat. Selanjutnya berusaha untuk melarikan diri.
Petugas kemudian melepaskan tiga kali tembakan ke udara. Namun tersangka tidak menggubrisnya. Tak ingin hasil tangkapannya lepas begitu saja, polisi mengambil tindakan tegas dengan mengarahkan moncong pistol secara terukur.
Sebutir peluru dilepaskan. Dor. Peluru meluncur menerjang kaki kanan tersangka. Seketika itu ia jatuh tersungkur dan tak berkutik.
Selanjutnya, petugas kepolisian mengevakuasi warga Perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok M itu ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis, Senin (25/2).
Kapolsek Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan, tersangka Anto terpaksa dilumpuhkan lantaran melakukan perlawanan saat digiring dalam pengembangan. Ia mengakui sebagai dalang tindak pidana pencurian motor (curanmor) dan pencurian pemberatan (curat).
“Saat digiring pengembangan kasus, tersangka mendorong anggota. Situasi ini dimanfaatkan tersangka untuk mencoba melarikan diri. Setelah diberi tembakan peringatan dan diabaikan, terpaksa dilumpuhkan pada bagian kaki,” jelas Ananda, kemarin.
Sebelumnya, kata Ananda, tersangka diadukan dengan dua laporan. Masing-masing teregistrasi dengan nomor: LP/107/K/ II /2019/Restabes Makassar/Sek Panakkukang, dan LP/65/1/2019/Restabes Makassar/Sek Manggala.
“Korbannya seorang anggota polri bernama Roberth Haryanto Siga. Motor miliknya merek Yamaha R15 hilang. Selain itu, masih ada korbannya yang lain melapor di Polsek Manggala,” terang Ananda.
Laporan kemudian ditindaklanjuti Tim Resmob Polsek Panakkukang yang dipimpin Panit II Reskrim. Penyelidikan akhirnya berbuah hasil.
Anggota resmob mendapat informasi bahwaAnto yang diburu tengah berada di lantan 22 Apartemen Vida View. Dia bekerja sebagai buruh bangunan.
Polisi yang mengepungnya berhasil meringkus Anto. Kemudian digelandang ke posko Resmob Polsek Panakkukang guna kepentingan penyelidikan.
Dari hasil interogasi, tersangka mengaku melakukan aksi pencurian motor milik polisi. Hasil jarahannya kemudian digadaikan ke seorang ibu rumah tangga bernama Daeng Intan. Wanita berusia 49 tahun itu berdomisili di Jalan Dg Tantu Lorong 3.
Menurut tersangka, sambung Ananda, motor Yamaha R15 yang dijarahnya itu berhasil ia bawa kabur setelah mengambil kunci motor tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selanjutnya digadaikan seharga Rp7 juta.
“Kalau motor hasil curiannya digadai ke seorang perempuan bernama Dg Intan sebesar Rp7 juta,” ujar Ananda lagi.
Selain motor, Anto juga telah mencuri barang elektronik di lokasi berbeda. Yakni satu unit laptop merek Acer warna hitam. Satu unit televisi 24 inci merek Sharp warna hitam. Satu unit TV 42 inci merek Sony.
Barang tersebut berhasil dikuasai tersangka dengan cara berpura-pura menjadi tukang service. Korban yang terpedaya kemudian menyerahkan barang elektronik miliknya.
Selanjutnya, tersangka juga meminta uang perbaikan senilai Rp 750 ribu ke korban. Namun televisi korban tak dikembalikan.
Ada pula aksi tersangka dengan menggelapkan satu unit motor merek Yamaha Fino warna hitam. Kendaraan roda dua itu lalu digadai senilai Rp2,7 juta oleh tersangka ke lelaki bernama Asrul yang kini masih buron. Kasus ini dilaporkan oleh korban ke Polsek Manggala.
Kasus penggelapan lainnya dilakoni Anto. Ia membawa kabur uang korbannya sebesar Rp1,2 juta.
Dari penangkapan itu, tambah Ananda, tim resmob mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Yamaha R15 warna biru putih. Satu unit TV merek Sharp warna hitam 24 inci. Satu unit TV merek Sony warna hitam 42 inci. Satu unit laptop merek Acer warna hitam. (ish/rus)
Maling Motor Polisi Tersungkur Dibedil
