Site icon Berita Kota Makassar

Ikan Tokke Resahkan Nelayan Pesisir Belawa

WAJO, BKM — Nelayan yang berada di pesisir danau Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo sangat mengeluhkan kehadiran ikan tokke yang habitatnya kian berkembang pesat.
Bagi para nelayan, ikan tokke ibarat monster di perairan danau. Betapa tidak, ikan jenis predator ini memangsa ikan jenis lainnya, hingga keberadaaannya mendominasi wilayah perairan danau di Kecamatan Belawa.
“Sudah mengganggu sekali. Bayangkan meki, dulu di sini daerah penghasil ikan, tapi sekarang susah sekalimi dapat ikan. Bahkan ikan ikan khas Belawa seperti bale janggo, bale bolong, kandea, sudah hampir punah dan jarangmi didapat,” keluh Ambo Asse, salah seorang tokoh nelayan di Tancungpurai, Belawa.
Keluhan Ambo Asse bersama masyarakat nelayan Tancung Purai lainnya disampaikan saat bertemu Andi Mariattang, anggota DPR RI.
Ikan tokke sudah meresahkan sejak beberapa tahun terakhir. Bukan saja melenyapkan spesies ikan danau lainnya, tapi ikan predator ini sudah sangat merugikan karena merusak alat tangkap ikan.
“Kuat sekali itu ikan, sampai merobek-robek jala. Kasihan kodong kita penjala ikan,” kata Ambo Asse lagi.
Mendengar keluhan nelayan, Andi Mariattang mengaku sangat prihatin. “Soal ikan tokke ini tidak bisa dianggap sepele, karena sudah sangat menganggu mata pencaharian nelayan. Dulu, Belawa terkenal sebagai daerah penghasil ikan yang melimpah. Sekarang untuk konsumsi hari-hari saja, masyarakat membeli ikan dari luar” kata Andi Mariattang yang merupakan politisi kelahiran Belawa.
Karena itu, persoalan ini harus segera disikapi dan dicarikan solusinya oleh dinas atau kementerian terkait. “Perlu perikanan turun tangan segera karena sudah meresahkan masyarakat,” kata anggota FPPP ini.
Ikan tokke, spesies ikan predator yang baru muncul beberapa tahun terakhir. Karena jenis ikan ini tidak layak konsumsi dan warga menganggap tidak ada manfaatnya. (rls)

Exit mobile version