BULUKUMBA, BKM — Surat suara untuk Pemilu 17 April mendatang tiba di Kabupaten Bulukumba. Sebanyak empat truk surat suara yang masih tersegel dalam pengawalan empat personil Brimob tiba di Gedung KPU Bulukumba, Selasa (5/3) pagi.
Ketua KPU Bulukumba, Kaharuddin menjelaskan kriteria surat suara yang rusak seperti hasil cetak surat suara kotor atau tidak merata, permukaan hasil cetak surat suara kabur, surat suara kusut atau mengkerut, surat suara sobek serta beberapa kriteria rusak lainnya.
“Ketika ditemukan surat suara rusak, segera dilaporkan ke perusahaan penyedia surat suara untuk diganti,” ujar Kahar disela-sela serah terima surat suara di Aula KPU Bulukumba.
Untuk melakukan penyortiran dan pelipatan, KPU merekrut 300 orang dan dipekerjakan selama dua pekan ke depan.
Selama pekerjaan sortir dan pelipatan, KPU memberlakukan peraturan yang wajib dipenuhi pekerja, misalnya, setiap hari harus mengisi daftar hadir, wajib mengenakan tanda pengenal, tidak boleh membawa handphone atau kamera dalam ruangan, tidak makan minum dan merokok, serta tidak membawa anak kecil.
“Kami juga melengkapi CCTV untuk pengawasan. Jam kerja mulai pukul 8.00-16.30. Setelah keluar ruangan petugas keamanan kembali pemeriksa para pekerja,” bebernya.
Dalam memastikan proses sortir dan pelipatan berlangsung jujur dan transparan, pihaknya meminta peserta pemilu untuk bisa memantau langsung di lokasi sebagai upaya penyelenggaraan pemilu yang akuntabel dan transparan.
Sementara Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali meminta KPU dan Bawaslu bekerja secara jujur.
“Kejujuran dalam bekerja sangat penting dalam pemilu, sebab biasanya gejolak akan muncul jika penyelenggara tidak jujur dan tidak independen,” ujarnya. (min/C).
Brimob Kawal Empat Truk Surat Suara
