MAMUJU, BKM — Sebanyak 184 orang terdiri dari 168 orang polisi lakilaki (Polki) dan 15 orang polisi wanita (Polwan) mengikuti tradisi penyambutan Bintara Remaja Diktuk Brigadir TA 2019, Kamis (14/3). Penyambutan diawali dengan long march dari Polsek kota Mamuju dan finish di lapangan apel Mapolda Sulbar dengan berjalan kaki.
Mereka ini sebagian besar yang berprestasi berasal dari kabupaten-kabupaten di Provinsi Sulbar. Bintara Remaja ini mengawali kedinasannya dengan tradisi penyambutan Brigadir Remaja yang merupakan awal dari proses pelaksanaan pembinaan karir.
Tujuannya, untuk mempererat jiwa korps Bhayangkara bagi personel Polri yang baru menyelesaikan pendidikan pada Lemdik. Sehingga mereka dapat mengimplementasikan ilmu-ilmu diperoleh di kesatuan kewilayahan, dengan materi yang diterima di SPN bisa diterapkan dimana nanti bertugas.
Dalam tradisi penyambutan ini para Bintara Remaja Diktuk Brigadir T.A. 2019 harus berjalan melewati rute long march yang telah dtentukan. Sebelum memasuki gerbang Mako Polda Sulbar, para Bintara Remaja harus berjalan jongkok dan berbaris perpeleton untuk memberikan penghormatan melewati penjagaan Polda Sulbar.
Brigadir Remaja ini diterima langsung Wakapolda Sulbar, Kombes Pol Endi Sutendi, kemudian dilanjutkan upacara tradisi penyambutan oleh Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar.
Dalam amanatnya, Kapolda Sulbar mengatakan, sejak masa pendidikan hingga dilantik sebagai anggota Polri, setiap personel tentunya telah dibekali pemahaman dan wawasan Tribrata dan Catur Prasetya sebagai pedoman hidup dan pedoman kerja.
Perbuatan dan tindakan anggota Polri dapat mencerminkan asas-asas yang terkandung dalam tiap kalimat Tribrata dan Catur Prasetya serta nilai dan norma yang terkandung di dalamnya dapat meresap dan merasuk ke dalam jiwa setiap anggota Polri untuk diimplementasikan melalui kinerja profesional, modern, dan terpercaya dalam melayani masyarakat. Sehingga ke depan, Polri akan semakin dicintai dan dipercaya.
Selain dari Sulbar, ada juga yang berasal dari Polda Sulsel yang ditempat-tugaskan di Polda Sulbar. Problem yang dialami Polda Sulbar, kata Kapolda adalah kekurangan jumlah personel. Oleh karena itu, penempatan bintara remaja di Polda Sulbar ini, tentunya menambah perkuatan personel. Dimana sebelumnya berjumlah 2.862 orang menjadi 3.045 orang.
”Kita pantas berbangga, karena salah satu bintara remaja kita yang mengikuti pendidikan di SPN Batua Makassar, Sulsel telah memperoleh predikat kelulusan terbaik jika diakumulasikan perolehan nilai akademik, mental, dan jasmaninya. Bintara remaja tersebut adalah Bripda Moh Sofran yang berasal dari Kabupaten Mamuju. (ala/mir/c)
Harus Berjalan Long March
