Site icon Berita Kota Makassar

Sandi ‘Menyesuaikan Diri’ dengan Ma’ruf

MAKASSAR, BKM — Debat dua pasangan calon wakil presiden (cawapres) akan berlangsung, Minggu malam (17/3). Cawapres 01 KH Ma’ruf Amin berhadapan dengan Sandiaga Salahuddin Uno selaku cawapres 02.
Dosen politik dari Unibos Dr Arief Wicaksono menilai, debat nantinya akan didominasi oleh cawapres Sandiaga Uno. “Saya lihat mungkin akan sedikit didominasi oleh Sandi Uno ketimbang Ma’ruf Amin. Selain karena usia, cawapres Sandi sudah punya pengalaman setidaknya pada dua debat, yaitu saat menjadi cawagub DKI Jakarta dan saat menemani Prabowo pada putaran pertama debat capres-cawapres yang lalu,” terang Arief.
Sementara KH Ma’ruf Amin, lanjut dia, baru tampil sekali dalam debat. Yaitu saat bersama dengan Jokowi di debat putaran pertama. Itu pun tidak terlalu berpengaruh.
“Selanjutnya, saya melihat bahwa meskipun mendominasi, Sandi Uno nampaknya akan ‘menyesuaikan diri’ dengan Ma’ruf Amin. Hal itu bisa menjadi bumeang juga buat Sandi, jika Ma’ruf Amin diarahkan untuk lebih ofensif terhadap Sandi,” jelasnya.
Para tim sukses yang ada di Sulsel, khususnya Makassar saling klaim jagoannya unggul dalam debat. Mereka pun telah mempersiapkan diri untuk menggelar nonton bareng di posko pemenangan masing-masing.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulsel Andi Idris Manggabarani (IMB), mengaku yakin seyakin yakinnya jika Sandiaga akan lebih unggul dalam debat. ”Yakinlah kita Sandiaga lebih unggul,” ujar Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno di Sulsel ini, kemarin.
Politisi Partai Gerindra Sulsel lainnya, Andry Suryana Arief Bulu juga mengakui hal tersebut. Andry mengemukakan bila materi debat sangat dikuasai oleh Sandiaga Uno.
“Pengalaman beliau (Sandiaga) di bidang usaha, dan pernah sebagai wagub DKI dengan banyak kebijakan yang pernah ditangani sesuai tema debat nanti. Ini menjadi modal utama,” ujar Andry.
Andry yang juga juru bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga di Sulsel menegaskan bila Sandiaga yang akan unggul dari rivalnya. “Pak Sandiaga akan unggul jauh,” kata mantan wakil ketua DPRD Sulsel ini.
Hal sama disampaikan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulsel Ariady Arsal. Anggota DPRD Sulsel dua periode ini yakin Sandiaga Uno unggul dari KH Ma’ruf Amin.
“Insyallah Pak Sandi akan unggul mutlak. Beliau menguasai secara utuh permasalahan yang akan dibahas. Apalagi memang sudah berpengalaman di pemerintahan. Masih energik dan pengalaman,” ujar Ariady.Selain itu, Sandiaga memiliki usaha yang mapan. “Program OK Oce yang dikampanyekan di Jakarta, sangat realistis dan bermanfaat buat rakyat di tengah kelesuan ekonomi saat ini,”ucapnya.
Dari kubu Jokowi-Ma’ruf, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel HA Kadir Halid yang ditanya soal siapa yang akan mendapat simpati dan bisa memenangi debat tahap ketiga nanti, mengaku anggan berkomentar soal pilpres.
“Minta maaf, saat ini saya enggan bicara pilpres. Lagi fokus untuk pileg,” ujar ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Azhar Arsyad, mengaku lebih mengunggulkan KH Ma’ruf Amin. “Saya masih unggulkan KH Ma’ruf karena dengan pengalamannya yang panjang, baik sebagai politisi maupun pakar ekonomi syariah yang dipadukan dengan pengetahuan keagamaan yang mumpuni. Saya kira beliau (Ma’ruf) akan memperlihatkan kualitasnya,” tandas Azhar Arsyad.
Sekretaris DPD Partai Hanura Sulsel Dr Affandi Agusman Aris, menilai jika debat cawapres bergantung pada topik dan pengalaman masing-masing. “Kalau tentang siapa yang lebih unggul, tergantung topik dan pengalaman masing-masing cawapresnya,” ujar Affandi.
Wakil Ketua Tim Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Sulsel Muhammad Fadli Noor, meyakini bila KH Ma’ruf akan unggul dari Sandiaga. “Kami meyakini Prof KH Ma’ruf Amin akan mengungguli Sandiaga Uno. Alasannya, latar belakang Pak Ma’ruf sebagai politisi, akademisi, serta pengalaman organisasi di NU dan MUI. Ini semua membuat beliau sangat paham beragam persoalan bangsa. Seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya yang akan menjadi tema debat,” ujar ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulsel ini. (rif)

Exit mobile version