Site icon Berita Kota Makassar

Karo SDM Polda Pimpin Apel Pagi

MAMUJU, BKM — Rekrutmen terpadu Polri tahun 2019 ini harus lebih transparan, bersih, dan akuntabel. Dimana, ditahun 2018 lalu Polda Sulbar telah melaksanakan rekrutmen yang sangat luar biasa.
”Dan tahun ini kita akan kembali menggelar rekrutmen anggota Polri. Saat ini masih ada mainset di masyarakat bahwa untuk menjadi polisi itu harus bayar. Saya minta seluruh personel untuk bagaimana kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa hal itu sudah tidak ada. Karena kegiatan perekrutan ini akan lebih transparan, bersih, akuntabel, serta humanis,” ujar Karo SDM Polda Sulbar, Kombes Pol Nuryanto saat memimpin apel pagi di Mapolda Sulbar, Rabu (13/3).
Apel pagi tersebut dihadiri para pejabat utama Polda Sulbar, para Pamen, Pama, serta Bintara Polda Sulbar dan para Bintara Remaja yang baru saja dilantik. Adapun jumlah Bintara Remaja yang ditempatkan di Polda Sulbar yakni Polki sebanyak 169 orang dan Polwan sebanyak 15 orang.
”Bagi personel yang menjadi calo, saya yakin Allah SWT tidak tidur. Pasti akan ketahuan dan akan diberikan sanksi sangat berat (pidana dan dipecat). Karena kita adalah Polri yang disiplin, berkarakter dan memiliki tanggung jawab. Tentunya dimulai dari diri kita sendiri dan akan diterapkan di masyarakat. Hidup ini tidak selamanya, ada yang kita makan itu yang kita pertanggungjawabkan kelak,” kata Karo SDM mengingatkan.
Whistel Blowing System adalah aplikasi yang akan dishare ke masyarakat Sulbar tentang rekrutmen anggota Polri. Dimana, masyarakat dapat melaporkan hal kecurangan tentang personel Polri yang menjadi calo, dan laporan masyarakat tersebut akan sampai ke Mabes Polri dan yang bersangkutan akan dimintai pertanggungjawaban.
Ditambahkan, Karo SDM, pada 24 Maret akan ada penandatanganan pakta integritas yang akan digelar di Pantai Manakarra dan dihadiri para pejabat utama dan para pengawas. (ala/mir/c)

Exit mobile version