MAKASSAR, BKM–Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Makassar mulai melakukan penjaringan calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Sejak pendaftaran dibuka pada Jumat (15/3) lalu, jumlah peserta yang mendaftar melalui website resmi Dispora Makassar mencapai 429 orang.
Kepala Dispora Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin menargetkan jumlah peserta yang mendaftar hingga hari terakhir pedaftaran, pada Jumat (22/3) mendatang bisa mencapai ribuan orang.
Hendra mengatakan, performa dan mental para paskibra ini ia harapkan harus lebih baik lagi.
“Sebenarnya bukan kuantitas yang kita kejar, tetapi bagaimana kita membentuk generasi unggul yang berwawasan luas melalui paskibraka ini,” kata Hendra usai memantau tes paskibra di Lapangan Karebosi, Senin (18/3).
Dari pemerintah kota sendiri akan menargetkan formasi sebanyak 70 orang. Namun nantinya akan ada penyeleksian sebanyak 100 orang. Dari 100 orang itu akan ada yang dikirim ke provinsi dan akan juga diseleksi ke tingkat nasional.
“Mereka tentunya akan bersaing dengan 24 kabupaten dan kota di Sulsel. Yang nantinya ada juga dikirim ke nasional perwakilan dari Sulsel,” tambah Hendra.
Sementara itu, Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Makassar, Anas Sudirman mengatakan, setelah melakukan seleksi tinggi dan berat badan, panitia pelaksana akan melanjutkan tes wawasan, psikotest, kesemaptaan dan tes kesehatan.
“Untuk formasi 17 Agustus kita masih bicarakan dengan Dispora, biasanya mendekati 17 Agustus formasi barisannya ditentukan,” ucap Anas.
Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Makassar, Indira Mulyasari juga mengatakan, dijaringnya calon paskibraka Kota Makassar di awal tahun ini menjadi sangat baik. Karena dikatakan Indira, pihaknya memang mau menciptakan generasi-generasi muda menjadi anak-anak yang mempunyai sense of belonging terhadap indonesia. Karena bagi Indira, hal itulah yang sekarang kurang di generasi muda.
“Saya berharap di 2019 ini PPI bisa menyeleksi dengan baik. Bukan hanya bagus dalam baris berbaris, tetapi mulai dari wawasan dan sikap, harus diperharikan dengan baik. Jadi muncul nanti kader PPI, lulusan-lulusan paskibra yg nanti menjadi seseorang yang mempunyai karakter yang sesuai,” jelas Indira.
Setelah purna nantinya, para paskibraka ini akan masuk di organisasi. Organisasi inilah sebagai wadah semua paskibra-paskibraka sekolah untuk belajar manajmen organisasi.
“Kami harap juga mereka tetap menjaga wawasan kebangsaannya mereka. Mereka bikin kegiatan-kegiatan, misalnya hari kartini nanti ada baksos dan sebagainya. Jadi kegiatan ini bisa meminimalisir kegiatan negatif mereka,” tambahnya.(nug/war/c)
Dispora Mulai Seleksi Calon Paskibra
