MAMUJU, BKM — Bupati Mamuju, H Habsi Wahid, punya cara tersendiri dalam membangun silaturahmi sekaligus komunikasi dengan wartawan. Bupati Mamuju, Habsi Wahid telah menjadualkan setiap hari Jumat pagi selepas melakukan senam kesegaran jasmani di kantornya.
Bupati akan membuka ruang komunikasi dengan para wartawan. Namun ada sedikit berbeda. Habsi ingin agar kemasannya harus lebih santai sembari menikmati secangkir kopi bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam memulai niatnya itu, ia memerintahkan Dinas Kominfo dan Persandian melalui Bidang Komunikasi dan Informasi Publik (Humas) dapat menghadirkan beberapa wartawan untuk diajak berkomunikasi santai di areal taman kantor bupati, Jumat (15/3).
Di sela perbincangannya dengan sejumlah perwakilan media, terlihat orang nomor satu di Mamuju ini tidak jarang tertawa lepas. Akibat pertanyaan-pertanyaan dari wartawan yang kadang menyentil hal-hal sensitif
Bahkan tidak jarang bupati balik bertanya yang juga mengundang tawa dari para jurnalis, Habsi Wahid mengungkapkan, suasana santai seperti ini harus dibukakan kepada media agar terjalin komunikasi yang baik antara pemerintah dengan pers. Sehingga terjadi cek and balance antara keduanya.
”Kita tidak boleh alergi atas kritik wartawan. Karena hal itu dapat kita jadikan sebagai pengingat disaat kita jalan agak miring-miring sedikit. Demikian pula sebaliknya kepada para OPD dapat menjadikan wartawan sebagai saluran informasi kegiatannya yang bersifat konstruktif dan perlu diketahui orang banyak,” ungkapnya.
Dari informasi yang diterima bupati, hingga saat ini faktanya masih terdapat lebih dari 60 persen warga Mamuju yang belum menerima informasi pembangunan daerah. Olehnya itu, ia sangat berharap agar hal tersebut dapat menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah dengan media massa. Sehingga masyarakat dapat secara utuh mengetahui apa yang telah dilakukan dan juga belum dapat dilakukan oleh pemerintah daerah.
Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Pemkab Mamuju, Andi Rasmuddin, mengatakan, pihaknya akan terus berupaya membuka akses bagi para awak media untuk berkomunikasi dengan unsur pimpinan daerah. Bahkan, dari hasil perbincangan dengan beberapa wartawan telah memunculkan ide untuk menghadirkan tempat yang representatif bersilaturahmi santai antara awak media dengan pimpinan daerah. Salah satu ruang terbuka yang paling kondusif dan nyaman ada di taman kantor bupati. (ala/mir/c)
Habsi: Jangan Alergi Dikritik
