MAKASSAR, BKM–Pasca dijatuhi sanksi, Universitas Indonesia Timur (UIT) akhirnya bisa melakukan prosesi wisuda pertamanya. Wisuda ini dilaksanakan di Kampus UIT, Jalan Abdul Kadir, Senin (18/3). Sebanyak 361 wisudawan di wisuda dalam prosesi ini.
Dalam sambutannya, Rektor UIT, Andi Maryam mengatakan, alumni yang diwisuda kali ini terdiri dari 16 orang Program Studi (Prodi) Keseharan Masyarakat, 105 Prodi Farmasi, 7 Prodi Ilmu dan Teknologi Pangan, 12 Prodi Ilmu Administrasi Negara, 88 Prodi Ilmu Hukum, 69 Prodi Manajmen, 7 Prodi Psikologi, 7 Prodi PAI, dan 50 Prodi Ilmu Keperawatan.
Maryam berharap, para alumni ini kedepannya bisa dengan mudah memperoleh pekerjaan. Seperti yang dipaparkannya, saat ini sudah ada 95 persen dari seluruh alumni telah mengabdikan ilmunya pada instansi pemerintah maupun swasta yang menyebari di Makassar dan di luar daerah.
Karena pihaknya mengklaim telah melakukan kerjasama dengan berbagai instansi, baik BUMN, swasta, maupun beberapa perusahaan media sebagai upaya dalam bentuk penerapan keilmuan dan pengembangan sumber daya manusia UIT. Olehnya dirinya sangat mengapresiasi semua alumni maupun mahasiswanya.
“Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh sivitas akademika yang sekarang sedang berjuang menyelesaikan reakreditasi 20 program studi yang sementara menunggu untuk divalidasi,” kata Maryam.
Ketua Yayasan UIT, Aminuddin mengatakan jumlah sebenarnya wisudawan lebih dari ini. Namun prosesi wisuda di UIT dikatakannya memang dibagi-bagi. Untuk wisuda selanjutnya direncanakan akan dilangsungkan kembali pada dua atau tiga bulan lagi.
“Dua atau tiga bulan lagi baru kita laksanakan lagi wisuda. Jumlahnya kurang lebih 700an wisudawan,” kata Aminuddin.
Dalam kesempatan ini, Aminuddin sekaligus meminta maaf kepada orang tua mahasiswa karena baru bisa melaksanakan wisuda kemarin. Masalah yang sempat membelit UIT mengakibatkan beberapa mahasiswa memang sempat tak bisa diwisuda.
“Ini sekaligus permintaan maaf kita karena baru kali ini mampu melaksanakan wisuda. Selanjutnya kami akan usahakan laksanakan wisuda hingga dua sampai tiga kali dalam setahunnya,” tambahnya.
Aminuddin juga berjanji pada akhir Maret ini, semua data akreditasi beberapa prodi di UIT akan terupload. Hal ini supaya mengembalikan kembali kepercayaan masyarakat terhadap UIT.(nug/war/c)
Pasca Disanksi, UIT Gelar Wisuda
