Site icon Berita Kota Makassar

Pembelian Harga Gabah Diatas HET

SIDRAP, BKM — Harga Gabah Kering Panen (GKP) dinilai terjadi penurunan secara menyeluruh di Indonesia, termasuk Sidrap.

Ketua Persatuan Perusahaan Penggilingan Padi (Perpadi) Sidrap, Asnawi Senin (18/3) mengatakan harga GKP saat ini ditingkat petani Rp4.600 perkg dan dipengepul Rp 4.700 perkg. “Harga ini terjadi di seluruh Indonesia karena mengikuti mekanisme pasar,” katanya.
Bukan berarti, harganya anjlok yang saat ini beredar di masyarakat, hanya mengalami sedikit penurunan dari pembelian yang sebelumnya Rp5.300 perKg di tingkat petani.
Harga yang dikategorikan anjlok itu dibawah harga standar oleh pemerintah. “Tapi inikan pembelian gabah masih diatas harga pemerintah yakni Rp4.070. Seandainya dibawah harga itu, baru dibilang anjlok. Kan sekarang masih diatas harga pemerintah,” jelasnya.
Harga gabah turun dikarenakan adanya mekanisme pasar yaitu mengikuti harga beras di pasaran hanya Rp8.000 perKg, sedangkan sebelumnya Rp9.200 perKgnya.
Menanggapi terjadinya penurunan harga gabah juga diakui oleh Kasubdivre Bulog Sidrap, Siti Mardati Saing.
Bulog kini mengupayakan stabilitas harga beras selalu terjaga dengan melakukan pembelian beras premium Rp8.030 perKg. Itu berdasarkan Inpres Nomor 5 tahun 2015 dan ditambah harga pembelian Fleksibilitas sampai10 persen.
Kini, sudah ada 10 ribu ton lebih yang ditampung dan untuk realisasi pengadaan beras 2019 sebanyak 1.673 ton.
Pihaknya juga melakukan sistem beli jual. Untuk sistem jual beli, Sidrap mendapatkan kuota 200 ton dari 500 ton di Sulsel.
“Kita sudah berdasar harga pemerintah yaitu
Komoditi Gabah PSO sesuai Inpres No.5/2015 yakni Rp4.650 dan Fleksibilitas harga Rp465 dengah total harga pembelian sebanyak Rp5.115. Begitupun beras PSO Inpres Rp 7.300 dengan tambahan pembelian Fleksibilitas Rp730 dengan total dibeli itu Rp8.030,”tandasnya.
Kabid Perdagangan Sidrap, Sudarmin mengaku, bukan soal harga gabah yang juga menjadi persoalan di tingkat petani. (ady/C)

Exit mobile version