MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar melaksanakan Lokakarya Revitalising Informal Settlements and Thei Environments (RISE).
Program yang digagas Asia Development Bank (ADB) tersebut melokakaryakan perihal “Pelatihan Pengoperasian dan Pemeliharaan bersama Mellbroune Water” di Condotel Hotel, Selasa (19/3).
Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Imbang Muryanto mengatakan jika Program RISE berbeda dengan program lainnya. RISE selain fokus pada pembangunan infrastruktur juga memprioritaskan kesehatan.
“Program RISE disamping fokus pembangunan infrastruktur juga sangat mengutamakan terkait dengan kesehatan, olehnya itu sebelum percontohan realisasi tahun ini, pihak RISE telah melakukan riset sebelumnya,” kata Imbang.
Menurut Imbang, riset yang telah dilakukan RISE tersebut yakni tentang dampak buruknya lingkungan, yang kemudian menjadi titik penerapan program ini.
“Adapun yang diteliti bagaimana dampak buruknya lingkungan, seperti nyamuk, lalat, darah, bahkan feses atau tinja warga yang bermukim di wilayah penerapan program RISE tersebut,” tambah Imbang.
Untuk wilayah yang akan dicover oleh RISE, sambung Imbang, tersebar pada 12 titik di Kota Makassar. Salah satunya yaitu Wilayah Kelurahan Batua yang menjadi contoh penerapan program RISE 2019.
“Program RISE untuk penerapannya tahun ini hanya satu wilayah yang menjadi contoh, selebihnya akan direalisasikan pada 12 Wilahame tahun berikutnya,” ungkap Imbang.
Ia juga mengaku jika program RISE sukses direalisasikan, Kota Makassar merupakan satu-satunya kota di Indonesia akan menjadi contoh penerapan di dunia.
“Program RISE ini, hanya dua kota di dunia, salah satunya Makassar yang mewakili Indonesia,” kata Imbang.
Lebih jauh Imbang menjelaskan bahwa jika program RISE berhasil terealisasi di Kota Makassar. ADB akan menjadikan Kota Makassar sebagai contoh baik nasional bahkan dunia.
“Kalau berhasil, Makassar akan menjadi rujukan atau menjadi percontohan realisasi RISE, tidak hanya untuk daerah atau wilayah di Indonesia, bahkan dengan negara lain di Dunia,” tutupnya.(nug/war/c)
ADB Gelar Lokakarya RISE
